Genggam Tanah di Lokasi Ibu Kota Baru, Suharso Monoarfa Bacakan Al Fatihah

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan PerencanaanPembangunan Nasional Suharso Monoarfa.

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan PerencanaanPembangunan Nasional Suharso Monoarfa.

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mendatangi lokasi ibu kota baru di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, 12 April 2021 lalu. Dalam video yang dibagikan melalui media sosial Instagram, Suharso membacakan surat Al-Fatihah.

    “Saya mengucap doa atas niat ini dan setiap niat yang baik, semoga diberkahi dengan Al-Fatihah,” ujar Suharso didampingi para pejabat Bappenas seperti unggahannya, Kamis, 15 April 2021.

    Suharso yang berkemeja putih lengan pendek terlihat menggenggam tanah di bakal lokasi ibu kota itu. Lokasi yang ia datangi berupa hamparan lahan terbuka dengan tanaman hijau.

    Ia mengajak masyarakat berdoa agar pembangunan lancar dan sesuai dengan rencana. Menurut dia, niat membangun ibu kota akan membawa Indonesia menjadi negara yang lebih maju.

    “Kami sungguh-sungguh berdoa agar berkah ilahi selalu menyertai langkah besar yang diniatkan untuk tujuan mulia, membawa Indonesia menjadi bangsa yang maju,” katanya.

    Suharso sebelumnya memastikan pembangunan Istana Negara di ibu kota negara atau IKN akan dimulai tahun ini. Dengan perhitungan cermat tentang sasaran program vaksinasi dan tercapainya herd immunity, kata dia, Bappenas optimistis pembangunan Istana Negara akan rampung pada 2024.

    Kementerian PPN/Bappenas dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat pun sudah menyelaraskan materi Rencana Induk Ibu Kota Negara dan Urban Design Ibu Kota Negara.

    Suharso menegaskan pembangunan IKN akan menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru, mempercepat pemerataan ekonomi di seluruh Indonesia, hingga membuka jutaan lapangan kerja dengan tumbuhnya sektor-sektor ekonomi yang bernilai tambah tinggi.

    Pembangunan ibu kota baru, menurut dia, akan menciptakan struktur ekonomi Kalimantan Timur yang kokoh dan setara dengan negara maju. Pembangunan ini juga mempercepat peningkatan pendapatan per kapita masyarakat Indonesia agar setara dengan negara-negara berpendapatan tinggi.

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA | CAESAR AKBAR

    Baca: Jokowi Ingin Ibu Kota Baru jadi Pionir Rujukan Dunia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.