Sandiaga Instruksikan Masyarakat untuk Patuhi Larangan Mudik

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno alias Sandi Uno berbincang dengan pejabat terkait saat kunjungan pemeriksaan cepat COVID-19 dengan alat GeNose C19 di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Kuta, Bali, Jumat, 9 April 2021. Sandi berharap selain di bandara, fasilitas GeNose C19 ini bisa diaplikasikan di tempat-tempat wisata di Bali. Johannes P. Christo

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno alias Sandi Uno berbincang dengan pejabat terkait saat kunjungan pemeriksaan cepat COVID-19 dengan alat GeNose C19 di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Kuta, Bali, Jumat, 9 April 2021. Sandi berharap selain di bandara, fasilitas GeNose C19 ini bisa diaplikasikan di tempat-tempat wisata di Bali. Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menginstruksikan masyarakat untuk mematuhi larangan mudik yang dibuat pemerintah. Hal itu, kata dia, sebagai upaya untuk menekan penularan Covid-19.

    "Saya benar-benar memohon bantuannya untuk mengkomunikasikan kepada masyarakat dengan penuh rasa hormat," kata Sandiaga Uno dalam diskusi musik secara live di Instagram Ahad, 18 April 2021.

    Dia menekankan, bahwa pemerintah fokus untuk terus menekan angka penularan Covid-19.

    Sandiaga yakin Indonesia akan bangkit kalau kita bisa menekan dan mengedalikan pandemi ini.

    "Kalau kita balik lagi ke tahun-tahun lalu, aduh berat," ujarnya.

    Menurutnya, pada tahun lalu setiap ada pergerakan masyarakat yang besar, jumlah kasusnya naik 94 persen. Padahal, kata dia pada tahun lalu sudah diterapkan pengetatan dan Pembatasan Sosial Berskala Besar.

    "Juga waktu Nataru tahun lalu sudah dilakukan testing, tracing, dan treatment yang diperluas, juga jumlahnya naik 70 persen," kata dia.

    Sandiaga Uno juga berharap masyarakat tetap masih bisa bersilaturahim dengan kerabat dengan memanfaatkan teknologi sebagai alternatif karena tidak bisa mudik.

    BACA: Sandiaga: Destinasi Pariwisata Prioritas Akan Miliki Wisata Otomotif

     

    HENDARTYO HANGGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.