Pendapat Ahok Soal Konsep Bisnis Modern: Fairness, Profit, Simple

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok meluncurkan buku

    Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok meluncurkan buku "Panggil Saya BTP: Perjalanan Psikologi Ahok Selama di Mako Brimob" di Ruang dan Tempo, Jakarta, 17 Februari 2020. TEMPO/Charisma Adristy

    TEMPO.COJakarta - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyampaikan tiga konsep bisnis modern yang dapat diterapkan di perseroan.

    “Prinsip fairness (keadilan), profit (untung), dan simple (sederhana),” kata Ahok saat dihubungi pada Ahad, 18 April 2021.

    Selain itu, nilai-nilai yang patut diambil sebagai pelajaran adalah konsep berbisnis yang tidak membawa isu suku, agama, ras, golongan. “Bisnis modern tidak mengenal unsur SARA,” tuturnya.

    Ahok sebelumnya sempat meminta para santri meneladani sosok Nabi Muhammad SAW dalam kegiatan berbisnis. Ia menyampaikan pendapat itu saat mengisi acara Milad 9 Tahun Pesantren Motivasi Indonesia yang berlangsung secara virtual, Ahad, 28 Februari 2021.

    Mantan Gubernur DKI Jakarta ini meminta agar omongannya tidak dipersoalkan di kemudian hari. "Nanti dibilang saya menafsir-nafsirkan nabi, ribut lagi nanti. Saya mohon-mohon maaf ini, saya bikin disclaimer dulu ini," katanya dalam sebuah tayangan di YouTube, akhir Februari 2021 lalu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H