Kata BEI Soal Ramai Emiten Galang Dana Lewat Right Issue dan Private Placement

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi saham atau IHSG. TEMPO/Tony Hartawan

    Ilustrasi saham atau IHSG. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede Nyoman Yetna menyebut data teraktual bursa mengenai perusahaan yang sudah dan akan melakukan Private Placement dan Right Issue menunjukkan tingginya antusiasme perusahaan tercatat menggalang dana di pasar modal.

    "Tingginya antusiasme tersebut dapat disebabkan adanya kebutuhan penambahan modal kerja, ekspansi usaha, dan kebutuhan refinancing utang perusahaan tercatat," ujar Nyoman kepada awak media, Jumat petang, 16 April 2021.

    Selain itu, tutur Nyoman, dengan harapan kondisi ekonomi yang mulai pulih setelah dimulainya vaksinasi, diperkirakan berdampak kepada kegiatan perusahaan yang membutuhkan modal untuk bertumbuh.

    "Berdasarkan kondisi tersebut, Bursa mengharapkan penggalangan dana melalui penerbitan ekuitas akan mengalami peningkatan pada tahun 2021."

    Bursa mencatat sampai dengan triwulan I 2021, terdapat enam Perusahaan Tercatat yang melaksanakan Penambahan Modal dengan HMETD (Right Issue) dengan total fund raised sebesar Rp 12,10 triliun dan enam Perusahaan Tercatat yang telah melaksanakan Penambahan Modal Tanpa HMETD (Private Placement), dengan total fund raised sebesar Rp 12,48 triliun.

    "Sehingga total fund raised melalui penerbitan right issue dan private placement pada triwulan I 2021 adalah sebesar Rp 24,57 triliun atau meningkat sebesar 8,3 kali dibandingkan dengan triwulan I 2020 yaitu Rp 2,96 triliun," kata Nyoman.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terselip Dissenting Opinion dalam Keputusan MK Menolak Uji Formil UU KPK

    Mahkamah Konsituti menolak permohonan uji formil UU KP. Seorang hakim memberikan dissenting opinion dalam keputusan itu.