Luhut: 4,79 Juta Pelaku UMKM Go Digital dalam 11 Bulan Terakhir

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menko Marves, Luhut Pandjaitan, menegaskan pada pihak Kereta Cepat Indonesia Cina untuk mempercepat penyelesaian konstruksi saat kunjungan kerja ke proyek pengerjaan jalur kereta cepat Jakarta Bandung (KCJB) di area Stasiun Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Senin 12 April 2021. Padalarang rencananya akan dikembangkan jadi stasiun perhentian KCJB yang sudah memiliki akses rel kereta ke arah pusat Kota Bandung. TEMPO/Prima Mulia

    Menko Marves, Luhut Pandjaitan, menegaskan pada pihak Kereta Cepat Indonesia Cina untuk mempercepat penyelesaian konstruksi saat kunjungan kerja ke proyek pengerjaan jalur kereta cepat Jakarta Bandung (KCJB) di area Stasiun Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Senin 12 April 2021. Padalarang rencananya akan dikembangkan jadi stasiun perhentian KCJB yang sudah memiliki akses rel kereta ke arah pusat Kota Bandung. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan dalam 11 bulan terakhir, telah ada 4,79 juta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah yang masuk ke ekosistem digital.

    "Angka itu akan kita raih hingga 2023 kita harap 30 juta UMKM bisa on boarding ke ekosistem digital," ujar Luhut dalam konferensi pers virtual, Kamis, 15 April 2021.

    Luhut mengatakan UMKM telah berkontribusi dalam penciptaan sektor lapangan kerja, penyerapan tenaga kerja, serta peningkatan PDB nasional.

    Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM diinformasikan pemerintah menargetkan kontribusi para pelaku UMKM terhadap PDB nasional sebesar 63,2 persen. Angka tersebut diharapkan meningkat menjadi 65 persen di tahun 2024.

    Saat ini, kata Luhut, kontribusi UMKM terhadap PDB masih sekitar 61,07 persen. Untuk itu, Luhut meminta semua pihak bekerja keras. "Terlebih kondisi pandemi yang dihadapi di seluruh dunia."

    Di sisi lain, Luhut melihat Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk yang besar, dengan pasar yang juga besar. Kondisi tersebut, menurut Luhut, harus dilihat sebagai kekuatan dan peluang untuk terus maju.

    "Melalui UMKM, kita perkuat pondasi bangsa. Saat ini Kemenko Kemaritiman dan Investasi bersama Pemerintah Daerah, E-commerce, dan semua pihak mendorong UMKM untuk masuk ke ekosistem digital dan meningkatkan penjualan melalui gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia," ujar Luhut.

    Baca: Belanja Modal Pemerintah Bisa Dihemat Rp 225 T, Luhut Minta KPK Ikut Awasi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.