Minta Kepala Daerah Dukung UU Ciptaker, Jokowi: Jangan Hambat Investasi

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo alias Jokowi (tengah) memimpin rapat kabinet terbatas mengenai percepatan penanganan dampak pandemi COVID-19 di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 29 Juni 2020. Rapat ini digelar setelah diunggahnya video saat Presiden memperingatkan kabinetnya terkait penanganan Covid-19. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    Presiden Joko Widodo alias Jokowi (tengah) memimpin rapat kabinet terbatas mengenai percepatan penanganan dampak pandemi COVID-19 di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 29 Juni 2020. Rapat ini digelar setelah diunggahnya video saat Presiden memperingatkan kabinetnya terkait penanganan Covid-19. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Jokowi menekankan soal pentingnya investasi di daerah yang dapat menciptakan lapangan pekerjaan. Saat ini, Jokowi mengatakan Indonesia telah memiliki Undang-Undang Cipta Kerja yang implementasi pelaksanaannya harus didukung penuh oleh para kepala daerah.

    "Daerah baik provinsi, kabupaten, maupun kota jangan memperlambat yang namanya izin investasi karena investasi menciptakan lapangan pekerjaan," kata Jokowi dalam Rapat Koordinasi Kepala Daerah Tahun 2021 yang digelar secara virtual dari Istana negara, Jakarta, pada Rabu, 14 April 2021.

    Jokowi menegaskan investasi ini dapat membuka kesempatan kerja bagi masyarakat yang sangat luas. Investasi yang masuk ke suatu daerah, kata dia, pada gilirannya juga akan menggerakkan perekonomian daerah tersebut.

    Karena itu, ketidaksigapan pemerintah daerah untuk melayani perizinan investasi berarti akan turut memperlambat pertumbuhan ekonomi daerah. Hal ini ia yakini juga akan memperlambat pertumbuhan ekonomi nasional.

    Selain itu, Jokowi juga mengingatkan bahwa investasi juga akan memberikan pemasukan kepada negara dan daerah. Dari aktivitas investasi itu lah negara maupun daerah dapat menarik pajak dan retribusi.

    "Sebanyak 76 persen pendapatan negara itu diperoleh dari pajak. Besar sekali. Kalau ada investasi baru mendirikan perusahaan, pabrik, atau industri artinya ada yang kita pungut pajaknya. Ada tambahan lagi," kata Jokowi.

    Karena itu, Jokowi pun kembali mengingatkan pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan dan dukungan penuh bagi dunia usaha yang hendak melakukan investasi. Jika hal itu dapat dilakukan, ia yakin pemulihan ekonomi daerah dan nasional diyakini akan dapat dengan mudah dilakukan.

    BACA: Pesan Jokowi ke Kepala Daerah: Harus Goal Oriented, Harus Result Oriented


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.