Jokowi Minta Pemda Buat Program Padat Karya untuk Buka Lapangan Kerja

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi saat mengunjungi kawasan yang dilanda banjir bandang di Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat, 9 April 2021. Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden.

    Presiden Jokowi saat mengunjungi kawasan yang dilanda banjir bandang di Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat, 9 April 2021. Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden.

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Jokowi meminta para kepala daerah untuk memanfaatkan APBD mereka dalam membantu masyarakat di lapisan bawah yang terdampak pandemi. Salah satu caranya, kata dia, ialah dengan memperbanyak program-program padat karya yang dapat menciptakan lapangan pekerjaan di daerah.

    "Saya minta agar APBD ini bisa memberikan pekerjaan kepada masyarakat di lapis bawah dengan cara perbanyak program-program padat karya untuk penciptaan lapangan pekerjaan sambil menunggu ekonomi kembali pulih sepenuhnya," ujar Jokowi dalam Rapat Koordinasi Kepala Daerah Tahun 2021 yang digelar secara virtual dari Istana negara, Jakarta, pada Rabu, 14 April 2021.

    Program padat karya ini ia sebut bisa dilakukan lewat banyak hal. Mulai dari program memperbaiki jalan, membangun irigasi, hingga membangun sekolah. Program semacam ini, kata dia, akan menggerakkan ekonomi daerah dan memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

    Pemerintah daerah, kata Jokowi, harus segera mengeksekusi bantuan sosial yang sangat dibutuhkan warganya. Pemerintah pusat sendiri ia klaim telah mengalokasikan bantuan sosial yang juga diberikan kepada masyarakat di daerah.

    Namun, apabila terdapat sejumlah titik di daerah yang masih belum tersentuh bantuan tersebut, Jokowi mendorong pemerintah setempat dapat langsung bergerak cepat untuk turut memberikan bantuan sosial.

    "Bantu juga usaha mikro, kecil, dan menengah baik itu permodalan, produksi, maupun pemasarannya karena ini akan menggerakkan ekonomi daerah," kata Jokowi.

    Jokowi pun mengingatkan kepala daerah agar membantu usaha mikro kecil dan menengah. Baik itu permodalan produksi maupun pemasarannya. Ia meminta agar mereka diutamakan dibantu, karena bagi Jokowi, usaha semacam itu akan menggerakan ekonomi daerah.

    BACA: Pesan Jokowi ke Kepala Daerah: Gas dan Rem Penanganan Pandemi Harus Tepat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.