IHSG Berhasil Keluar dari Tren Pelemahan, Samuel Sekuritas: 306 Saham Menguat

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pergerakan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Lantai Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu, 23 Desember 2020. IHSG mengakhiri lajunya di level 6.008,70 setelah terkoreksi 0,24 persen dibandingkan penutupan kemarin. Indeks bahkan sempat kembali jebol menyentuh level 5853,26 pada awal perdagangan. Tempo/Tony Hartawan

    Pergerakan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Lantai Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu, 23 Desember 2020. IHSG mengakhiri lajunya di level 6.008,70 setelah terkoreksi 0,24 persen dibandingkan penutupan kemarin. Indeks bahkan sempat kembali jebol menyentuh level 5853,26 pada awal perdagangan. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta -Tim riset Samuel Sekuritas Indonesia menyatakan IHSG berhasil keluar dari tren pelemahannya di sesi pertama perdagangan Rabu, 14 April 2021, menguat hingga 1,44 persen ke level 6.013 pada akhir sesi.

    Sebanyak 306 saham menguat, 178 saham melemah dan 152 saham stagnan pada sesi pertama hari ini, dengan total nilai transaksi mencapai Rp 5 trilliun.

    Mulai terlihat aksi beli dari investor asing di pasar reguler, dengan nilai net buy asing yang mencapai Rp 111,8 miliar. Sementara itu, di pasar negosiasi terjadi net sell sebesar Rp 30,3 miliar.

    Saham Bank BCA (BBCA) menjadi saham yang paling laku diborong investor asing di sesi pertama hari ini, dengan nilai net buy mencapai Rp150 miliar, jauh di atas peringkat kedua BBRI (Rp37,7 miliar) dan ANTM (Rp20,5 miliar)

    Sementara saham yang paling banyak dijual investor asing di sesi pertama hari ini adalah saham Bank Mandiri  (BMRI), dengan nilai net sell sebesar Rp 5,4 miliar, disusul KINO (Rp 15,8 milliar) dan MDKA (Rp 13,9 miliar).

    Untuk top gainer, saham NPGF yang baru memulai debutnya di bursa hari ini menduduki peringkat pertama top gainer di sesi pertama ini, dengan kenaikan sebanyak 35% ke Rp 135 per saham, disusul oleh saham KARW (+34,3% ke Rp 86 per saham) dan MPOW (+28,1% ke Rp 141 per saham). TAPG, yang juga merupakan pendatang baru di bursa, menduduki posisi keempat top gainer sesi pertama hari ini dengan kenaikan 25% ke Rp 420 per saham), disusul dengan saham OMRE (+24,8% ke Rp 955 per saham).

    Dua teratas top losers sesi pertama hari ini diisi oleh pendatang baru; saham FIMP (9,8% ke level Rp 101 per saham) dan ZYRX (-6,9% ke Rp600 per saham). Tempat tersisa di lima besar top losers berturut-turut diisi oleh UNIC (-6,9% ke Rp 7.025 per saham), TIFA (-6,9% ke Rp1.480 per saham) dan MFMI (-6,9% ke Rp 670 per saham).

    Baca Juga: IHSG Diuji, Simak Analisis Teknikal 5 Saham dari Samuel Sekuritas Hari Ini


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terselip Dissenting Opinion dalam Keputusan MK Menolak Uji Formil UU KPK

    Mahkamah Konsituti menolak permohonan uji formil UU KP. Seorang hakim memberikan dissenting opinion dalam keputusan itu.