Analisis Samuel Sekuritas: IHSG Belum Mampu Keluar dari Tren Pelemahan

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Layar pergerakan Index Harga Saham Gabungan di Jakarta, Jumat, 22 Januari 2021. Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup di zona merah dengan pelemahan 1,66 persen atau 106,76 poin ke level 6.307,13. Tempo/Tony Hartawan

    Layar pergerakan Index Harga Saham Gabungan di Jakarta, Jumat, 22 Januari 2021. Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup di zona merah dengan pelemahan 1,66 persen atau 106,76 poin ke level 6.307,13. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG hari ini ditutup melemah di level 5.918. Pergerakan IHSG bertolak belakang dari bursa regional Asia yang menguat. 

    Tim riset Samuel Sekuritas mencatat meskipun terdapat sentimen positif dari bursa regional Asia, IHSG masih belum mampu keluar dari tren pelemahannya hari ini.

    "Arus keluar investor asing dari pasar saham Indonesia masih terlihat cukup deras hari ini, dengan net sell di pasar reguler mencapai Rp474.4 miliar," dikutip dari keterangan tertulis, Selasa 13 April 2021.

    Hari ini bursa-bursa terkemuka Asia terpantau menguat; Nikkei menguat 0,72 persen, diikuti Kospi (1,07 persen) dan Hang Seng (0,15 persen). Meski demikian, hal serupa tidak tampak di pergerakan IHSG.

    IHSG kembali tenggelam di zona merah hari ini, melemah dari harga pembukaan 5.944 ke level 5.905 di akhir sesi 1. Di sesi 2, nampak sedikit perbaikan pada IHSG, yang mengakhiri sesi 2 di level 5.918.  

    Indeks sektor teknologi melemah paling dalam hari ini, dengan penurunan sebesar 1,9 persen, diikuti oleh sektor properti (-1,5 persen) dan energi (-1,4 persen).

    Catatan paling positif IHSG hari ini dicatatkan oleh saham sektor transportasi yang naik sebesar 1,7 persen, diikuti oleh sektor infrastruktur (1,5 persen) dan industri (+0,4 persen).

    BACA: IHSG Anjlok ke 5.905, Samuel Sekuritas: Investor Asing Net Sell Rp 185 Miliar


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terselip Dissenting Opinion dalam Keputusan MK Menolak Uji Formil UU KPK

    Mahkamah Konsituti menolak permohonan uji formil UU KP. Seorang hakim memberikan dissenting opinion dalam keputusan itu.