Wacana Paspor Vaksin, Sandiaga: Sudah Ditentang WHO

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sandiaga Sandiaga Uno mengunjungi Dusun Butuh Magelang yang kerap dijuluki Nepan Van Java. Foto Instagram Sandiaga

    Sandiaga Sandiaga Uno mengunjungi Dusun Butuh Magelang yang kerap dijuluki Nepan Van Java. Foto Instagram Sandiaga

    TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menanggapi munculnya berbagai wacana penggunaan paspor vaksin sebagai salah satu syarat perjalanan ke luar negeri selama pandemi Covid-19. Sandiaga mengatakan pihaknya tidak ingin berpolemik karena wacana itu udah ditentang Organiasi Kesehaan Dunia atau WHO.

    “Mengnai paspor vaksin ini oleh WHO sudah ditentang. Jadi kami tidak ingin berpolemik dan kami serahkan pembahasannya ke Kementerian Luar Negeri, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Kesehatan, dan Satgas Covid-19,” kata Sandiaga saat ditemui di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin, 12 April 2021.

    Sandiaga menyebut telah menggelar diskusi dengan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi tentang meruaknya wacana paspor vaksin. Menurut dia, kebijakan terkait paspor ini harus dilihat dari prinsip  keadilan bagi masyarakat.

    Di sisi lain, upaya untuk menekan angka Covid-19 masih menjadi kebijakan yang harus diprioritaskan. Sandiaga menyebut pemerintah membutuhkan langkah terobosan untuk menekan penyebaran virus corona dan kebijakan yang lebih ramah untuk masyarakat guna membangun pariwisata yang berkualitas.

    Penggunaan paspor vaksin Covid-19 sebagai cara membuat perjalanan global yang aman selama pandemi telah disarankan sejumlah pihak. Saat ini, sejumlah negara pun telah menyatakan niat untuk memperkenalkan paspor tersebut.

    Sejumlah negara sudah mengeluarkan paspor atau sertifikat vaksin untuk warganya yang divaksinasi. Negara-negara lain juga dilaporkan membahas paspor vaksin sebagai persyaratan bagi para pelancong.

    Beberapa negara yang saat ini telah mengeluarkan sertifikat vaksin untuk warganya bagi kepentingan perjalanan meliputi Siprus, Republik Cek, Denmark, Estonia, Yunani, Hungaria, Islandia, Italia, Polandia, Portugal, Slovakia, Spanyol dan Swedia. Adapun negara yang membuka perbatasan mereka untuk pelancong yang tleah divaksinasi meliputi Seychelles, Georgia, dan Rumania.

    BACA: Sandiaga Cerita Ditelepon Luhut saat Hari Libur Bahas Visa Turis Jangka Panjang

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA | BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H