Analisis Samuel Sekuritas: IHSG Ditutup Anjlok 2 Persen, Minim Sentimen Positif

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kedua kiri) berbincang dengan Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso (kedua kanan), Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Hoesen (kiri), dan Dirut Bursa Efek Indonesia Inarno Djajadi dalam pembukaan perdagangan IHSG tahun 2021 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 4 Januari 2021. Pada pembukaan ini, 210 saham melaju di zona hijau dan 103 saham di zona merah. Sedangkan 178 saham lainnya stagnan. TEMPO/Tony Hartawan

    Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kedua kiri) berbincang dengan Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso (kedua kanan), Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Hoesen (kiri), dan Dirut Bursa Efek Indonesia Inarno Djajadi dalam pembukaan perdagangan IHSG tahun 2021 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 4 Januari 2021. Pada pembukaan ini, 210 saham melaju di zona hijau dan 103 saham di zona merah. Sedangkan 178 saham lainnya stagnan. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasar saham terpuruk cukup dalam hari ini, dengan pelemahan IHSG hingga 2 persen ke level 5.948. Hal itu terjadi di tengah minimnya sentimen positif dari pasar domestik.

    "Penurunan bursa regional yang cukup dalam (Nikkei melemah 0, 77 persen, Shanghai melemah -1,09 persen, dan Hang Seng melemah 0,82 persen) turut menekan IHSG hari ini," kutip dari keterangan tertulis Samuel Sekuritas Senin, 12 April 2021.

    Arus keluar investor asing masih terlihat kental hari ini, dengan net sell di pasar reguler mencapai Rp 537.3 miliar. Ekspektasi pasar yang positif terhadap imbal hasil obligasi pemerintah AS, yang didorong makin positifnya indeks harga produsen (PPI) AS diperkirakan turut mendorong arus keluar dana asing dari pasar saham Indonesia.

    Indeks sektor industri menjadi sektor yang paling lesu hari ini, dengan penurunan sebesar 3,5 persen, diikuti oleh sektor properti (-3,2 persen) dan energi (-2,8 persen).

    Indeks sektor yang mencatat penurunan terendah hari ini adalah indeks teknologi (-0,1 persen), diikuti oleh sektor non-cyclical (-1,4 persen) dan kesehatan (-1,6 persen).

    Sedangkan top gainers hari ini, yaitu saham TAPG menguat 35 persen ke angka Rp 270 per saham, mengikuti saham-saham IPO sepert ZYRX dan WMUU yang selalu ARA pada hari pertama. Saham BAJA menguat 34,7 persen ke angka Rp 248 per saham hari ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H