Tokopedia Bagikan 5 Tip UMKM Berjualan Online Selama Ramadan

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Tokopedia Nyam

    Ilustrasi Tokopedia Nyam

    TEMPO.CO, Jakarta – Marketplace Tokopedia membagikan lima tip bagi pelaku usaha mikro, kecil, menengah atau UMKM yang berjualan secara daring atau online via platform e-commerce selama Ramadan 1442 Hijriah yang berlangsung di tengah pandemi. Tip ini diharapkan dapat meningkatkan penjualan UMKM yang sudah tergabung dalam ekosistem digital.

    “Selain memanfaatkan kanal digital, berkolaborasi dan berinovasi juga menjadi kunci menghadapi pandemi,” ujar External Communications Senior Lead Tokopedia Ekhel Chandra Wijaya seperti dalam keterangan tertulis yang dikutip pada Senin, 12 April 2021.

    Pertama, pelaku UMKM harus mencari tahu produk-produk apa saja yang tengah laris di pasaran. Pedagang yang telah bergabung di marketplace Tokopedia, kata Ekhel, bisa memanfaatkan fitur Wawasan Pasar. Fitur ini memberikan petunjuk bagi penjualm dengan melihat kata kunci yang paling sering digunakan pembeli, produk terlaris, rekomendasi terfavorit, kategori sampai inspirasi tren produk.

    Kedua, pedagang harus memperbarui tampilan tokonya. Ekhel menyatakan, semakin sering toko melakukan pembaruan, semakin banyak juga fitur yang bisa dipakai penjual untuk meningkatkan penjualan dan kepercayaan pembelinya.

    Pedagang di Tokopedia, tutur dia, bisa memanfaatkan fitur Dekorasi Toko. Fitur ini dapat dipakai untuk memoles tampilan toko agar lebih menarik.

    Ketiga, mitra pedagang yang bergabung di marketplace tersebut disarankan mengaktifkan promo bebas ongkos kirim atau ongkir. Layanan ini bakal meningkatkan penjualan bahkan menjangkau lebih banyak pembeli di luar pulau, khususnya selama Ramadan, di tengah permintaan masyarakat terhadap berbagai kebutuhan meningkat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.