Ada Larangan Mudik, Garuda Beri Opsi Reschedule Penerbangan tanpa Biaya

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Garuda Indonesia. TEMPO/Tony Hartawa

    Ilustrasi Garuda Indonesia. TEMPO/Tony Hartawa

    TEMPO.CO, Jakarta – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk membuka opsi bagi penumpang untuk melakukan pergantian jadwal penerbangan atau reschedule selama periode larangan mudik berlaku, yakni 6-17 Mei 2021. Penumpang yang ingin mengganti jadwal perjalanannya tidak akan dipungut biaya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.  

    “Kami komunikasikan dan buka peluang reschedule itu,” kata Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra saat dihubungi, Sabtu, 10 April 2021.

    Pemerintah telah menerbitkan aturan larangan mudik untuk menekan mata rantai penyebaran virus corona selama libur Lebaran. Ketentuan larangan mudik secara rinci diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 13 Tahun 2021 yang masih dalam proses administrasi di Kementerian Hukum dan HAM.

    Irfan menjelaskan Garuda telah mempersiapkan sejumlah strategi selama larangan mudik berlangsung. Maskapai pelat merah bakal melakukan penyesuaian operasional pada lini layanan sebelum terbang, saat terbang, dan setelah terbang selama periode larangan mudik hingga pasca-aturan berlaku.

    Sebagai langkah menjaga keberlangsungan usaha, perusahaan berencana mengoptimalkan layanan penerbangan kargo. Irfan memprediksi kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri akan meningkat, terutama untuk pemenuhan kebutuhan logistik.

    Selanjutnya, perusahaan akan tetap memantau jumlah angkutan penumpang sebelum pembatasan perjalanan berlangsung.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H