OJK Beri Izin Operasional ke IFG Life, Restrukturisasi Polis Jiwasraya Dimulai?

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Indonesia Financial Group. ifg.id

    Indonesia Financial Group. ifg.id

    TEMPO.CO, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan atau OJK secara resmi telah memberikan izin operasional kepada PT Asuransi Jiwa IFG atau IFG Life. Dengan begitu, perseroan dapat segera melakukan bisnis dan restrukturisasi polis dari PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

    Izin operasional yang diatur dalam Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK No KEP-19/D.05/2021 tentang Pemberian Izin Usaha di Bidang Asuransi Jiwa Kepada PT Asuransi Jiwa IFG itu terbit pada Rabu lalu, 7 April 2021. Adapun pengumuman izin disampaikan pada dua hari kemudian, Jumat, 9 April 2021.

    Sekretaris Perusahaan IFG Life Oktarina D Sistha menyatakan bahwa anak usaha dari perusahaannya itu siap membawa nuansa baru di industri asuransi Indonesia.

    “IFG Life juga hadir dengan membawa semangat transformasi, sebagai komitmen dan upaya konkret pemerintah untuk meningkatkan gairah di industri asuransi nasional,” ujar Sistha melalui keterangan resmi, Jumat, 9 April 2021.

    Lebih jauh, Sistha menjelaskan, seiring dengan diperolehnya izin operasional dari OJK, saat ini manajemen IFG Life menyiapkan sejumlah strategi bisnis. Hal tersebut direpresentasikan melalui produk-produk asuransi yang akan ditawarkan ke masyarakat.

    Selain melanjutkan pemberian manfaat dari polis PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang telah direstrukturisasi, IFG Life juga akan membidik pasar asuransi jiwa, kesehatan, dan pengelolaan dana pensiun di Indonesia.

    "Kami akan secara ketat menerapkan prinsip kepatuhan dan kehati-hatian pada saat mengelola aset hingga portofolio investasi perusahaan,” ujarnya.

    Dalam mendirikan IFG Life, pemerintah telah menyiapkan dana melalui penanaman modal negara (PMN) ke IFG, yang sebelumnya bernama PT BPUI (Persero). Selain itu, manajemen IFG Life juga telah menyiapkan dana demi menunjang bisnis perusahaan.

    Dengan begitu, kata Sistha, diharapkan perusahaan bisa segera melanjutkan pemberian manfaat terhadap polis-polis Jiwasraya yang telah direstrukturisasi. "Berangkat dari upaya tersebut, manajemen IFG Life optimistis bahwa upaya migrasi polis Jiwasraya bisa dilakukan mulai Juni 2021," ujar Sistha.

    BISNIS

    Baca: Diminta Moeldoko, Dirut Jiwasraya Siap Temui Forum Nasabah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.