IHSG Menguat 0,47 Persen, Saham BCA dan BRI Diborong Asing

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Layar pergerakan Index Harga Saham Gabungan di Jakarta, Jumat, 22 Januari 2021. Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup di zona merah dengan pelemahan 1,66 persen atau 106,76 poin ke level 6.307,13. Tempo/Tony Hartawan

    Layar pergerakan Index Harga Saham Gabungan di Jakarta, Jumat, 22 Januari 2021. Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup di zona merah dengan pelemahan 1,66 persen atau 106,76 poin ke level 6.307,13. Tempo/Tony Hartawan

    Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG berada di zona hijau pada awal perdagangan di Bursa Efek Indonesia atau BEI, Jumat, 9 April 2021.

    Melansir data RTI, pada pukul 09.04 WIB, IHSG berada pada level 6.100
    atau naik 27,3 poin(0,47 persen) dibanding penutupan sebelumnya di level 6.071,7.

    Sebanyak 184 saham melaju di zona hijau dan 98 saham di zona merah. Sedangkan 194 saham lainnya stagnan.

    Investor asing cenderung masuk dengan net buy Rp 106,1 miliar. Saham PT Bank Central Asia Tbk. menjadi yang paling banyak diborong asing dengan net buy Rp 39,1 miliar. Saham BBCA menguat 1,79 persen ke level 31.225. Sedangkan saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. menjadi yang paling banyak kedua diborong asing dengan net buy Rp 34 miliar. Saham BBRI naik 0,69 persen ke level 4.380.

    Baca Juga: Terkini Bisnis: THR Genjot Konsumsi Rp 215 T, IHSG Menguat Meski Asing Aksi Jual

    Sedangkan saham PT Astra Indonesia Tbk. menjadi yang paling banyak dilepas asing dengan net sell Rp 4,8 miliar. Saham ASII stabil di level 5.300. Saham PT Telkom Indonesia Tbk. menjadi yang paling banyak kedua dilepas asing dengan net sell Rp 3,4 miliar. Saham TLKM stabil di 3.390.

    Director PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan pola gerak IHSG terlihat masih betah berada dalam rentang konsolidasi wajar. Namun peluang kenaikan jangka pendek masih terlihat cukup besar. Pola gerak IHSG terlihat masih betah berada dalam rentang konsolidasi wajar. Namun peluang kenaikan jangka pendek masih terlihat cukup besar.

    Hal itu mengingat hingga saat ini para investor asing masih mencatatkan capital inflow secara year to date. "Hal ini tentunya menunjukkan kepercayaan para investor terhadap pasar modal Indonesia," kata William dalam keterangan tertulis.

    Selain itu, kata dia, fluktuasi nilai tukar rupiah serta harga komoditas juga masih akan turut membayangi pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang. Dia memprediksi hari ini IHSG berpotensi bergerak pada zona hijau dengan kisaran level 5.827 hingga 6.088.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H