Pendiri Bukalapak Jelaskan Alasan Suntikkan Dana USD 5 Juta ke Startup Cloud

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bisnis Start-up. Lendvo.com

    Ilustrasi bisnis Start-up. Lendvo.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pendiri Bukalapak Achmad Zaky berkeinginan perusahaan-perusahaan rintisan (startup) di dalam negeri bisa menggarap pasar regional.

    "Kami yakin potensi anak-anak muda, talenta-talenta digital di Indonesia mampu menciptakan perusahaan-perusahaan 'unicorn' yang jauh lebih banyak daripada yang generasi saya bisa ciptakan," kata Achmad Zaky dalam keterangan tertulis, Kamis, 9 April 2021.

    Perusahaan investasi yang dibangun Zaky, Init 6, telah meneliti sekitar 3.000 startup dalam negeri yang digawangi oleh talenta-talenta muda dan unggul Indonesia. Dari 3.000 perusahaan rintisan tersebut, Init 6 telah menyalurkan investasi ke sepuluh startup.

    Menurutnya, Indonesia yang merupakan negara terbesar keempat di dunia, sudah seharusnya terjun menjadi pemain di skala global dan bukan lagi sekedar menjadi pasar bagi produk-produk dari negara-negara lainnya.

    Terbukti Init 6 baru saja menyuntikkan dana sekitar US$ 5 juta kepada IDCloudHost, sebuah perusahaan rintisan penyedia layanan infrastruktur cloud dari Bandung, untuk membantu perusahaan tersebut agar bisa bertumbuh dan memperluas layanannya ke pasar regional di Asia.

    "Analisa kami, pasar UKM yang menjadi sasaran IDCloludHost merupakan pasar yang cocok untuk negara-negara berkembang karena tidak banyak dilirik oleh para kompetitor, yang lebih banyak bermain di segmen perusahaan skala besar," ucap Zaky.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.