Larangan Mudik, Ini Ketentuan Operasional Kereta Api hingga Angkutan Pribadi

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi didampingi Dirut PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo melepas keberangkatan Kereta Api Bima relasi Jakarta-Surabaya saat peninjauan persiapan angkutan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 di Stasiun Gambir, Jakarta, Rabu, 16 Desember 2020. ANTARA/Sigid Kurniawan

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi didampingi Dirut PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo melepas keberangkatan Kereta Api Bima relasi Jakarta-Surabaya saat peninjauan persiapan angkutan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 di Stasiun Gambir, Jakarta, Rabu, 16 Desember 2020. ANTARA/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan kementeriannya tengah menyusun aturan teknis untuk operasional transportasi di masa larangan angkutan mudik Lebaran, 6-17 Mei 2021. Budi Karya menjelaskan, di sektor perkeretaapian, Kementerian akan mengurangi jumlah kapasitas armada jarak jauh maupun angkutan aglomerasi.

    “Di kereta api kami akan mengurangi suplai dengan hanya menjalankan kereta luar biasa. Secara khusus untuk aglomerasi, seperti Jabodetabek, Gerbangkertasusila, dan Bandung (kami) juga akan menurunkan suplai,” ujar Budi Karya dalam konferensi pers yang ditayangkan secara virtual, Rabu, 7 April 2021.

    Baca Juga: Terpopuler Bisnis: Banpres Produktif UMKM, Susi Pudjiastuti Cerita Pangandaran

    Sementara itu di sisi darat, Kementerian Perhubungan akan melakukan penyekatan di lebih dari 300 titik. Kementerian berkoordinasi dengan kepolisian bakal menindak angkutan mobil dan truk pelat hitam yang mengangkut pemudik gelap.

    Budi Karya meminta masyarakat yang berencana mudik menggunakan transportasi pribadi melewati jalan tol untuk mengurungkan niatnya. Adapun di angkutan laut, Kementerian Perhubungan akan mengatur operator kapal mengoperasikan armada secara terbatas.

    Di wilayah-wilayah dengan trafik pergerakan penumpang tinggi, seperti Kalimantan, Jawa Timur, dan Riau, operasional kapal hanya akan melayani penumpang dengan kepentingan khusus. “Kami hanya akan memberikan fasilitas bagi yang dikecualikan oleh Menteri PMK,” ujar Budi Karya.

    Budi Karya mengatakan saat ini aturan terkait teknis larangan mudik masih digodok. Kementerian Perhubungan menunggu Satgas Covid-19 yang lebih dulu akan menerbitkan surat edaran terkait larangan mudik 2021.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.