PLN Tawarkan Spesial Paket Tambah Daya, Cara Dapatkannya?

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Listrik dan PLN. Getty Images

    Ilustrasi Listrik dan PLN. Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Menyambut Ramadan, PLN memberi penawaran spesial tambah daya listrik bagi pelanggan. Kali ini, terdapat dua program yang ditawarkan, yaitu 'Ramadan Peduli' dan 'Ramadan Berkah'.

    Melalui Ramadan Peduli, pelanggan rumah tangga daya 450 VA sampai dengan 7.700 VA dapat membeli produk Renewable Energy Certificate (REC) senilai Rp 115.500 yang ditujukan untuk mendukung pembangunan energi terbarukan sekaligus ikut serta dalam aksi sosial berupa pasang baru bagi masyarakat kurang mampu. Sebagai bonus tambahan, pelanggan akan mendapatkan harga spesial layanan tambah daya hingga 11 ribu VA hanya dengan biaya sebesar Rp 202.100.

    “Dalam program ini, kami mengajak pelanggan rumah tangga untuk berpartisipasi secara aktif dalam meningkatkan penggunaan energi yang lebih bersih demi masa depan yang lebih baik. Untuk itu, kami berikan penawaran bundling dengan membeli REC pelanggan akan ikut serta dalam pembangunan energi terbarukan dan aksi sosial, sekaligus mendapatkan penawaran spesial untuk menambah dayanya,” tutur Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan Bob Saril melalui siaran pers, Selasa, 6 April 2021.

    Sementara itu, melalui Ramadan Berkah, pelanggan sosial khusus rumah ibadah daya 450 VA sampai dengan 7.700 VA, PLN memberikan penawaran spesial untuk melakukan penyambungan tambah daya hingga 11 ribu VA melalui aplikasi PLN Mobile cukup dengan membayar Rp 150 ribu.

    “Menyambut Ramadan kami ingin terus menghadirkan kemudahan kepada pelanggan, khususnya tempat-tempat ibadah untuk menggunakan listrik dari PLN agar masyarakat dapat beribadah dengan tenang,” kata Bob.

    Pelanggan dapat mengakses layanan tambah daya melalui aplikasi PLN Mobile pada fitur layanan, pilih opsi ubah daya, selanjutnya masukan ID Pelanggan atau nomor meter.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.