Terpopuler Bisnis: Saham Anthoni Salim, Kartu Prakerja dan Sri Mulyani

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (Kika) Direktur PT Indofoof Sukses Makmur Tbk Axton Salim, Direktur PT Indofoof Sukses Makmur Tbk Thomas Tjhie, Direktur Utama Direktur PT Indofoof Sukses Makmur Tbk Anthoni Salim, Direktur Direktur PT Indofoof Sukses Makmur Tbk Franciscus Welirang dan Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk Taufik Wiraatmadja berbicang usai rapat umum pemegang saham tahunan di Indofood Tower, Jakarta, Jum'at (11/5). TEMPO/Agung Pambudhy

    (Kika) Direktur PT Indofoof Sukses Makmur Tbk Axton Salim, Direktur PT Indofoof Sukses Makmur Tbk Thomas Tjhie, Direktur Utama Direktur PT Indofoof Sukses Makmur Tbk Anthoni Salim, Direktur Direktur PT Indofoof Sukses Makmur Tbk Franciscus Welirang dan Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk Taufik Wiraatmadja berbicang usai rapat umum pemegang saham tahunan di Indofood Tower, Jakarta, Jum'at (11/5). TEMPO/Agung Pambudhy

    TEMPO.CO, Jakarta -Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang Selasa, 6 April 2021 dimulai dengan berkurangnya saham bos Indofood Anthoni Salim di Emtek seiring masuknya investor baru.

    Lalu informasi tentang pencabutan kepesertaan sekitar 11 ribu penerima kartu prakerja karena mereka tidak membeli pelatihan pertama dalam waktu 30 hari sejak ditetapkan sebagai penerima kartu.

    Adapula berita tentang 170 negara mengalami kontraksi ekonomi akibat pandemi Covid-19. Hal itu disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Berikut adalah ringkasan dari berita-berita tersebut.

    1. Saham Bos Indofood Anthoni Salim di Emtek Berkurang Menjadi 8,38 Persen

    PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. merampungkan aksi penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement senilai Rp 9,29 triliun. Kepemilikan Anthoni Salim di Emtek pun berkurang seiring dengan masuknya investor baru.

    Di Grup Salim, Anthoni Salim menjadi Direktur Utama PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP).

    Berdasarkan keterangan perseroan, emiten berkode saham EMTK itu telah melaksanakan private placement pada 31 Maret 2021. EMTK telah menerbitkan sebanyak 4,75 miliar saham baru dengan nominal Rp 20 per saham.

    Setelah aksi itu total jumlah modal yang ditempatkan dan disetor berubah menjadi 61.197.518.483 atau 61,19 miliar lembar saham. Seiring dengan aksi private placement tersebut komposisi pemegang saham lainnya telah terdilusi.

    Baca berita selengkapnya di sini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.