Mendag: Revitalisasi Pasar Bawah Bukittinggi Dimulai 2022, Anggaran Rp 400 M

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 22 Maret 2021. Rapat tersebut terkait pembicaraan tingkat I terhadap RUU tentang persetujuan Kemitraan Ekonomi Kreatif Indonesia dengan Negara-negara EFTA. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 22 Maret 2021. Rapat tersebut terkait pembicaraan tingkat I terhadap RUU tentang persetujuan Kemitraan Ekonomi Kreatif Indonesia dengan Negara-negara EFTA. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan proses revitalisasi Pasar Bawah Bukittinggi, Sumatera Barat, akan mulai dikerjakan pada 2022.

    "Proses revitalisasi Pasar Bawah akan dimulai pengerjaannya pada 2022 dengan dana siap digelontorkan Rp 400 miliar melalui pos anggaran dana APBN bukan melalui pihak ketiga sesuai proposal diajukan Wali Kota Bukittinggi," kata Lutfi saat meninjau Pasar Bawah di Bukittinggi, Senin, 5 April 2021.

    Dia juga menyatakan pihaknya akan melakukan pengerjaan Pasar Bawah Bukittinggi sesuai komitmen pemerintah pusat sehingga kegiatan perekonomian dan tata kota menjadi lebih baik dan lebih bersih.

    Menurutnya, keberadaan Bukittingi bukan hanya sebagai kota perekonomian tetapi juga sebagai kota wisata. Karena itu, harus dimulai dari kondisi pasar yang bersih.

    Di samping melihat kondisi Pasar Bawah, Mendag meninjau kondisi harga menjelang Ramadan 1432 Hijriah. Dia mendapati sedikit kenaikan pada minyak sayur karena dipicu kenaikan harga minyak dunia.

    Mendag didampingi Gubernur Sumbar Mahyeldi dan Wali Kota Bukittinggi Erman Safar serta anggota DPR RI Andre Rosiade berinteraksi dengan pedagang bahan pokok di Pasar Bawah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.