Terkini Bisnis: Final Larangan Mudik Lebaran hingga Harga Bitcoin

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memakai batik dan blangkon saat rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 16 Maret 2021. Pihak Kementerian Perhubungan akan menyiapkan pelaksanaan mudik yang lebih ketat dan memfokuskan tracing terhadap mereka yang hendak bepergian di masa pandemi. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memakai batik dan blangkon saat rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 16 Maret 2021. Pihak Kementerian Perhubungan akan menyiapkan pelaksanaan mudik yang lebih ketat dan memfokuskan tracing terhadap mereka yang hendak bepergian di masa pandemi. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta -Berita terkini bisnis sepanjang Senin siang hingga sore, 5 April 2021 dimulai dengan pernyataan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi atas pemberlakuan larangan mudik Lebaran tahun ini. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin lonjakan kasus Covid-19 terjadi lagi.

    Kemudian informasi tentang harga mata uang kripto ethereum yang menembus nilai tertinggi yaitu Rp 30 juta atau sekitar US$ 2.074. Nilai itu diprediksi terus berlanjut pada beberapa bulan ke depan. Juga berita tentang kemacetan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek akibat arus balik libur Paskah 2021 yang telah terurai. Berikut adalah ringkasan berita-beritanya:

    1. Menhub: Keputusan Larangan Mudik Tahun Ini Sudah Final

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan pemerintah tetap akan memberlakukan larangan mudik pada masa libur Lebaran Mei mendatang. Larangan mudik akan berlaku mulai 6 hingga 17 Mei 2021.

    “Jadi kami tegaskan lagi bahwa keputusan larangan mudik tahun ini sudah final. Untuk itu, kami meminta masyarakat untuk tidak mudik pada tahun ini agar tidak terjadi hal yang kita tidak inginkan, yaitu terjadinya lonjakan kasus Covid-19,” ujar Budi Karya dalam keterangannya, Ahad, 4 April 2021.

    Budi Karya mengatakan kementeriannya akan segera menerbitkan aturan pengendalian transportasi untuk membatasi pergerakan masyarakat dalam waktu dekat. Beleid berupa peraturan menteri telah difinalkan pada Minggu, 4 April.

    Di luar tanggal diberlakukannya larangan mudik, Budi Karya mengimbau masyarakat tidak melakukan perjalanan ke luar daerah, kecuali untuk kepentingan yang mendesak. Kementerian Perhubungan, tutur Budi Karya, akan berkoordinasi dengan Satuan Tugas Penanganan Covid-19, kementerian dan lembaga terkait, TNI/Polri, dan pemerintah daerah.

    Organisasi Angkutan Darat atau Organda sebelumnya menolak kebijakan pemerintah ihwal larangan mudik Lebaran seumpama ada pengecualian untuk angkutan pribadi. Sekretaris Jenderal Organda Ateng Aryono mengatakan aturan ini malah memicu munculnya angkutan pelat hitam ilegal yang mengangkut para penumpang mudik melalui jalan tol.

    Baca berita selengkapnya di sini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.