Libur Paskah, Sandiaga: Bali Tembus 8.000 Kunjungan Wisatawan Domestik per Hari

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja pariwisata beraktivitas di destinasi wisata Waterbom Bali, Kuta, Badung, Bali, Kamis 25 Februari 2021. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan akan terus melakukan berbagai upaya promosi dan berharap program vaksinasi COVID-19 serta kepatuhan terhadap protokol kesehatan dapat memulihkan kondisi sektor pariwisata yang terpuruk di Pulau Dewata. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

    Pekerja pariwisata beraktivitas di destinasi wisata Waterbom Bali, Kuta, Badung, Bali, Kamis 25 Februari 2021. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan akan terus melakukan berbagai upaya promosi dan berharap program vaksinasi COVID-19 serta kepatuhan terhadap protokol kesehatan dapat memulihkan kondisi sektor pariwisata yang terpuruk di Pulau Dewata. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyebut adanya peningkatan kunjungan pariwisata di beberapa destinasi unggulan saat libur Paskah 2021, termasuk Bali.

    Destinasi yang terpantau mengalami lonjakan kunjungan antara lain Bali, Jabodetabek, Batam, Bintan, dan Riau. "Itu menunjukkan angka yang meningkat dan perlu kita syukuri," ujar Sandiaga dalam konferensi video, Senin, 5 April 2021.

    Baca Juga: Jumlah Penumpang Bandara Ngurah Rai Bali Meningkat 68 Persen pada Maret

    Ia mengatakan dalam dua hari itu, untuk Bali saja menembus angka 8.000 kunjungan wisatawan nusantara per hari. Kunjungan itu tercatat di beberapa pintu kedatangan antara lain Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dan titik moda transportasi lainnya seperti Pelabuhan Gilimanuk.

    Ia menilai lonjakan kunjungan pariwisata tersebut perlu disikapi sebagai hal positif. "Hal yang betul-betul membesarkan hati kita, semangat kita, dan ini harapan pariwisata dan ekonomi kreatif akan bangkit."

    Adanya lonjakan pariwisata tersebut, menurut Sandiaga, sekaligus mengingatkan semua elemen masyarakat, termasuk para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif, untuk mematuhi protokol kesehatan yang ketat dan disiplin.

    Ia berujar evaluasi pergerakan masyarakat selama libur Paskah 2021 itu nantinya akan dipelajari untuk mengantisipasi libur Lebaran pada Mei mendatang."Kemarin libur Paskah sampai Minggu, dilakukan dalam bingkai PPKM Mikro. Itu menunjukkan kenaikan-kenaikan yang sampai sekarang masih anecdotal karena kita masih belum dapat analisis big datanya, tapi kami harap ini menjadi acuan liburan Lebaran," ujar Sandiaga.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.