Airlangga Sebut PPKM Mikro Berlaku di 20 Provinsi Mulai Pekan Ini

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerima audiensi dari para insan perfilman di Loka Kretagama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada Jumat, 19 Maret 2021. Sejumlah insan perfilman yang hadir antara lain Triawan Munaf, Mira Lesmana, Dian Sastro, Wicky Olindo, Joko Anwar, Dewinta Hutagaol, Sunil Samtani, Chand Parwez dan Angga Dwimas Sasongko. FOTO/Kemenko Perekonomian

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerima audiensi dari para insan perfilman di Loka Kretagama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada Jumat, 19 Maret 2021. Sejumlah insan perfilman yang hadir antara lain Triawan Munaf, Mira Lesmana, Dian Sastro, Wicky Olindo, Joko Anwar, Dewinta Hutagaol, Sunil Samtani, Chand Parwez dan Angga Dwimas Sasongko. FOTO/Kemenko Perekonomian

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengklaim Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Skala Mikro atau PPKM Mikro telah membuahkan hasil.

    "Di mana di berbagai daerah diperluas. Per minggu ini menjadi 20 daerah provinsi," ujar Airlangga dalam konferensi video, Senin, 5 April 2021. Kendati demikian, dia belum merinci lima provinsi tambahan yang memberlakukan kebijakan ini.

    Airlangga pengendalian Covid-19 adalah strategi untuk memulihkan ekonomi nasional. Pasca kontraksi di kuartal II 2021, kata dia, tren perekonomian telah membaik di kuartal IV 2021. Berbagai lembaga internasional pun memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di kisaran 4-5,6 persen di 2021.

    "Ini seiring dengan penurunan kasus aktif dan kematian akibat Covid-19, percepatan vaksinasi dan pelaksanaan pemulihan ekonomi nasional, serta implementasi dari berbagai regulasi terkait pelaksanaan UU Cipta Kerja," kata Airlangga.

    Guna memulihkan ekonomi, Airlangga mengatakan pemerintah juga telah menerbitkan regulasi untuk meningkatkan konsumsi rumah tangga maupun investasi. Pemerintah juga mendorong belanja pemerintah dan kegiatan yang mendukung ekspor. "Tentu ini diyakini dapat mendorong Pertumbuhan Ekonomi melalui kegiatan ini, sehingga pertumbuhan dapat dipacu tinggi."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H