Harga Uang Kripto Terpopuler Setelah Bitcoin Tembus Rp 30 Juta, Penyebabnya?

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Di Indonesia, Bitcoin sudah memiliki legalitas. Bitcoin dan aset kripto diatur oleh Kementerian Perdagangan. Indodax sebagai tempat perdagangan kripto secara online saat ini telah terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Bursa Berjangka Komoditi (Bappebti). REUTERS/Dado Ruvic

    Di Indonesia, Bitcoin sudah memiliki legalitas. Bitcoin dan aset kripto diatur oleh Kementerian Perdagangan. Indodax sebagai tempat perdagangan kripto secara online saat ini telah terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Bursa Berjangka Komoditi (Bappebti). REUTERS/Dado Ruvic

    TEMPO.CO, Jakarta - Harga mata uang kripto ethereum menembus nilai tertinggi yaitu Rp 30 juta atau sekitar US$ 2.074 dan diprediksi akan terus berlanjut pada beberapa bulan ke depan.

    Kenaikan ethereum mencapai tiga kali lipat pada 2021 di mana pada awal tahun dijual sekitar Rp 10 juta. Namun jika dibandingkan pada awal April 2020 atau secara year to year, kenaikannya sekitar 15 kali lipat. Karena pada April tahun lalu, harga aset kripto ini hanya Rp2 juta.

    CEO Indodax Oscar Darmawan di Jakarta, Minggu, 4 April 2021, mengatakan kenaikan ini diprediksi akan terus berlanjut hingga beberapa bulan ke depan, karena ethereum akan melakukan upgrade besar-besaran di pertengahan tahun.

    "Ethereum bisa berpotensi terus naik sampai beberapa bulan ke depan. Karena ada upgrade besar di jaringan ethereum,” katanya.

    Dia menjelaskan, ethereum akan melakukan upgrade EIP-1559 di mana akan ada beberapa jumlahnya yang akan burn atau dimusnahkan untuk mengurangi pasokan maksimal pada tahun-tahun mendatang.

    “Ethereum terus berbenah mengatasi masalah pasokannya yang unlimited atau tidak terbatas. Jika, pasokan ethereum berkurang, maka kemungkinan besar harganya akan meningkat drastis,” jelasnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.