Walhi Desak Pemerintah Tetapkan Status Darurat Bencana NTT

Sejumlah warga menyaksikan rumah yang rusak akibat banjir bandang di Desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur, Flores Timur, NTT, Minggu, 4 April 2021. Berdasarkan data BPBD Kabupaten Flores Timur sebanyak 23 warga meninggal dunia akibat banjir bandang yang dipicu hujan dengan intensitas tinggi pada minggu dini hari. ANTARA FOTO/HO/Dok BPBD Flores Timur

TEMPO.CO, Jakarta – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia atau Walhi mendesak pemerintah segera menetapkan Nusa Tenggara Timur atau NTT dalam status darurat bencana. Wilayah Flores Timur, NTT, sebelumnya dilanda banjir bandang dan tanah longsor hingga mengakibatkan adanya korban jiwa dan ribuan warga mengungsi.

“Sudah lima hari berlangsung sejak 30 Maret 2021 hujan deras, angin kencang, serta gelombang tinggi melanda NTT. Dampaknya signifikan. Puluhan orang dilaporkan meninggal dunia, ribuan orang mengungsi, ribuan rumah terendam banjir dan terkena longsor, fasilitas publik luluh-lantak,” ujar Direktur Eksekutif Walhi NTT Umbu Wulang dalam keterangannya pada Ahad, 4 April 2021.

Status darurat kebencanaan ini mempertimbangkan beberapa hal, seperti cakupan lokasi, jumlah korban, kerusakan prasarana dan sarana, gangguan terhadap fungsi pelayanan umum serta pemerintahan, dan kemampuan sumber daya alam maupun buatan.  Penetapan status kedaruratan pun mengacu pada Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.

Umbu memperkirakan nilai kerugian sementara akibat bencana mencapai  triliunan rupiah. Adapun menurut temuan Walhi, bencana banjir terjadi akibat fenomena La Nina yang meluas di seluruh pulau di NTT.

Selanjutnya, Walhi meminta pemerintah memprioritaskan pencarian, penyelamatan, pertolongan darurat, dan evakuasi korban ke tempat yang aman. Setelah itu, pemerintah diminta memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, termasuk penyediaan air bersih dan sanitasi, pangan, sandang, pelayanan Kesehatan, pelayanan psikososial, penampungan, dan tempat hunian.

 “Sebaiknya, lebih cepat lebih baik, mengingat laporan yang diterima Walhi NTT, dari kampong-kampung masih banyak warga yang belum memperoleh pertolongan, baik itu evakuasi, penganan medis, hingga tempat pengungsian,” ujar Umbu.






Pemerintah Gugat Mantan Majikan Adelina Lisao, Anggota DPR Fraksi PKS: Untuk Perjuangkan Keadilan

1 hari lalu

Pemerintah Gugat Mantan Majikan Adelina Lisao, Anggota DPR Fraksi PKS: Untuk Perjuangkan Keadilan

Anggota DPR dari Fraksi PKS mendukung upaya pemerintah untuk mengajukan gugatan terhadap mantan majikan Adelina Lisao.


Pulau Pari Terancam Tenggelam, Warga Tuntut PT Holcim ke Pengadilan Swiss

5 hari lalu

Pulau Pari Terancam Tenggelam, Warga Tuntut PT Holcim ke Pengadilan Swiss

Warga Pulau Pari menggugat PT Holcim ke Pengadilan Swiss karena diduga berkontribusi terhadap perubahan iklim yang mengancam pulau tersebut


Perjuangan Anak Mamboro Seberangi Sungai yang Dihuni Buaya untuk Belajar Baca

10 hari lalu

Perjuangan Anak Mamboro Seberangi Sungai yang Dihuni Buaya untuk Belajar Baca

Sejumlah anak SMPN 1 Mamboro, Kabupaten Sumba Tengah, NTT nekat menyeberangi kali yang dilintasi buaya hanya untuk belajar membaca


Save the Children Dampingi 32 Kasus Kekerasan Tehadap Anak di Sumba

12 hari lalu

Save the Children Dampingi 32 Kasus Kekerasan Tehadap Anak di Sumba

Save the Children menyebutkan bahwa angka kekerasan seksual di NTT cukup tinggi.


BMKG Jawa Barat: Waspada Cuaca Ekstrem September-Oktober

18 hari lalu

BMKG Jawa Barat: Waspada Cuaca Ekstrem September-Oktober

BMKG Jawa Barat memprediksi awal musim hujan 2022/2023 di wilayahnya dimulai pada bulan ini, September.


Top 3 Tekno Berita Kemarin: Kominfo dan Data SIM Card, BMKG dan Musim Hujan

24 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Kemarin: Kominfo dan Data SIM Card, BMKG dan Musim Hujan

Menteri Kominfo menginstruksikan anak buahnya melakukan audit untuk memastikan kebenaran dugaan kebocoran data 1,3 miliar SIM Card.


Musim Hujan Kali Ini Akan Normal, Ini 7 Ragam Waktu Dimulainya Menurut BMKG

24 hari lalu

Musim Hujan Kali Ini Akan Normal, Ini 7 Ragam Waktu Dimulainya Menurut BMKG

BMKG mencatat, terdapat sebanyak 113 ZOM yang mengalami periode musim hujan sepanjang tahun ini.


Muhammadiyah dan 70 Pemimpin Lintas Agama Kumpul di Bogor Bahas Perubahan Iklim

26 hari lalu

Muhammadiyah dan 70 Pemimpin Lintas Agama Kumpul di Bogor Bahas Perubahan Iklim

Dialog lintas agama ini dilakukan Muhammadiyah dan Ashoka Indonesia karena dampak perubahan iklim dan bencana tidak memandang agama


Tukang Sayur Diancam Polisi 10 Tahun Penjara karena Main Judi Online

35 hari lalu

Tukang Sayur Diancam Polisi 10 Tahun Penjara karena Main Judi Online

Selain tukang sayur, polisi juga menangkap tukang ojek hingga sopir angkutan yang bermain judi online.


Seluruh Wilayah NTT Berstatus Sangat Mudah Terbakar

37 hari lalu

Seluruh Wilayah NTT Berstatus Sangat Mudah Terbakar

Kondisi 22 kabupaten/kota di NTT berada di tingkat merah atau sangat mudah terbakar.