Sandiaga Uno Klaim Jumlah Wisatawan ke Bali Kini Sudah Setengah Normal

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto udara suasana Pantai Double Six di Seminyak, Badung, Bali, Ahad, 3 Januari 2021. Akhir masa liburan pada awal tahun baru 2021 dimanfaatkan oleh wisatawan yang didominasi wisatawan domestik untuk mengunjungi berbagai destinasi pariwisata di Pulau Dewata. ANTARA/Fikri Yusuf

    Foto udara suasana Pantai Double Six di Seminyak, Badung, Bali, Ahad, 3 Januari 2021. Akhir masa liburan pada awal tahun baru 2021 dimanfaatkan oleh wisatawan yang didominasi wisatawan domestik untuk mengunjungi berbagai destinasi pariwisata di Pulau Dewata. ANTARA/Fikri Yusuf

    TEMPO.COJakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengklaim kunjungan wisatawan domestik ke Bali sudah mencapai 50 persen dari angka normal sebelum pandemi Covid-19. Dalam dua hari terakhir, jumlah wisatawan ke Bali mencapai 8.000 orang.

    “Sebelum pandemi Covid-19 ini 16 ribu orang. Artinya ini angka sudah setengah dari sebelum pandemi Covid-19. Tapi kita tetap harus waspada, peningkatan jumlah wisatawan harus dibarengi patuh protokol kesehatan Covid-19," ujar Sandiaga dalam keterangan tertulis, Ahad, 4 April 2021.

    Sandiaga menyebut sepanjang bulan ini, jumlah turis domestik per hari telah mancapai 4.500 kedatangan per hari. Angka ini meningkat dari target Kementerian untuk menarik kunjungan turis domestik hingga 3.600 orang per hari.

    Menurut Sandiaga, pergerakan turis di kuartal pertama tahun sudah lebih baik ketimbang akhir 2020 lalu. Ia menggambarkan jumlah turis ke Bali hingga Desember 2020 mengalami kelesuan yang luar biasa.

    Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu pun meminta masyarakat tidak menyudutkan sektor pariwisata sebagai sumber penyebaran Covid-19. Sebab, seluruh destinasi wisata, khususnya di daerah tujuan prioritas, telah menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Sebagian besar di antaranya pun sudah memperoleh sertifikasi dari Kementerian.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.