Kemenparekraf Jaring Talenta Digital Bersaing Kembangkan Aplikasi

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menparekraf Sandiaga Uno dalam kunjungan kerjanya ke Jawa Tengah, melakukan kunjungan ke Saloka Theme Park, Kamis (1/4/2021). Dok.Kemenparekraf

    Menparekraf Sandiaga Uno dalam kunjungan kerjanya ke Jawa Tengah, melakukan kunjungan ke Saloka Theme Park, Kamis (1/4/2021). Dok.Kemenparekraf

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) kembali menjaring talenta para pengembang (developer) untuk mengembangkan aplikasi digital yang berkualitas dan memiliki daya saing melalui Baparekraf Developer Day (BDD) 2021 di Bandung, Jawa Barat.   

    Deputi Bidang Aplikasi dan Tata Kelola Ekonomi Digital Kemenparekraf Muhammad Neil El Himam mengatakan ajang itu bertujuan mengasah kemampuan teknis pengembang aplikasi di Indonesia.

    "Untuk itu Baparekraf Developer Day ini digelar khusus secara daring untuk meningkatkan ekosistem developer lokal dan mendorong sinergi pemerintah, industri, akademisi, dan komunitas developer, agar dapat bersaing di tingkat nasional, regional, maupun global," kata Neil, Sabtu 3 April 2021.

    Dia juga menjelaskan BDD tahun ini hadir dalam terdapat empat pilihan track yang tersedia yakni Android Track, Web Track, Machine Learning Track, dan Back-End Developer Track. Pada tahun 2020 BDD telah ditonton lebih dari 130 ribu kali melalui kanal youtube Baparekraf Developer Day.

    Selain itu, menurutnya, tahun ini Kemenparekraf kembali memberikan fasilitasi Baparekraf Digital Talent (BDT) kepada lebih dari 1.500 developer. Untuk tahun ini BDT akan memberikan fasilitasi dua pilihan track, yakni Android dan Web.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.