Luhut Sebut Anggaran Belanja RI Rp 246 T Bisa Dialihkan ke Produk Lokal

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam kunjungan ke PT Batam Slop & Sludge Treatment Centre (BSSTEC), Batam, Kamis, 18 Maret 2021. ANTARA/HO Kemenko Kemaritiman dan Investasi

    Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam kunjungan ke PT Batam Slop & Sludge Treatment Centre (BSSTEC), Batam, Kamis, 18 Maret 2021. ANTARA/HO Kemenko Kemaritiman dan Investasi

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memantau belanja modal dan belanja barang pemerintah bisa mencapai Rp 1.300 triliun.

    Dari angka itu, setelah diinventarisasi, ia menghitung sebanyak US$ 17 miliar atau setara Rp 246,5 triliun (kurs Rp 14.500) dapat dihemat untuk produk-produk dalam negeri.

    "Itu termasuk teknologi termasuk barang barang seperti kita lakukan sekarang dan itu peran UMKM," ujar Luhut dalam siaran video, Sabtu, 3 April 2021.

    Luhut mengatakan nominal US$ 17 miliar per tahun bukanlah angka yang kecil. Sehingga, belanja tersebut harus dimanfaatkan untuk mendukung para pelaku UMKM. "Itu bisa dalam bidang pipa, teknologi, makanan, pakaian, dan bidang apa saja."

    Menurut Luhut, potensi tersebut pun telah dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Setelah itu Jokowi pun mendorong semua pihak lebih kreatif dalam memanfaatkan produk dan kreasi dalam negeri.

    Dengan demikian, kata dia, Indonesia bisa mengurangi impor dari luar negeri. Selain itu, dengan membeli produk dalam negeri pun duit masyarakat bisa berputar di dalam negeri dan menciptakan lebih banyak lapangan kerja.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H