Perbaikan Rampung, Ruas Km 122 Tol Cipali Dioperasikan Kembali

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja mengoperasikan alat berat untuk mengerjakan lajur sementara akibat amblesnya jalan di ruas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) KM 122, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rabu, 10 Februari 2021. ANTARA/Dedhez Anggara

    Pekerja mengoperasikan alat berat untuk mengerjakan lajur sementara akibat amblesnya jalan di ruas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) KM 122, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rabu, 10 Februari 2021. ANTARA/Dedhez Anggara

    TEMPO.CO, Jakarta - Astra Tol Cipali telah mengoperasikan kembali KM 122 pasca terjadinya retakan tanah pada bulan Februari 2021 lalu. Perseroan telah melakukan tahapan penanganan kejadian untuk memastikan jalur dapat dilalui oleh kendaraan sehingga dapat dibuka kembali secara normal pada Jumat, 2 April 2021.

    “Jumat, 2 April 2021, pukul 14.00 WIB jalur KM 122 arah Jakarta siap untuk dilalui oleh semua jenis golongan kendaraan dengan normal, sebagai bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan yang terbaik," ujar Direktur Operasi Astra Tol Cipali Agung Prasetyo dalam keterangan tertulis, Jumat, 2 April 2021.

    Baca Juga: Contraflow KM 122 Tol Cipali Dihentikan Karena Jalur Pengganti Rampung Dibuat

    Pengoperasian jalur ini, kata Agung, lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya akan dibuka pada 7 April 2021. "Namun hari ini dapat dioperasikan untuk menyambut libur panjang Paskah agar arus balik nanti lalu lintas dapat dilalui dengan lancar, aman dan nyaman," ujarnya. Dengan beroperasinya kembali jalur KM 122 arah Jakarta, maka jalur detour yang berada di median secara resmi ditutup.

    Sebelum beroperasinya kembali jalur tersebut, perwakilan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) didampingi jajaran manajemen Astra Tol Cipali telah melakukan tinjauan laik operasi.

    Penanganan KM 122 dimulai dari memberlakukan contra flow di lokasi, pembuatan jalan detour di median sepanjang 400 meter, pengeboran struktur borepile sebagai penahan longsoran, perkerasan badan jalan, pemasangan sistem drainase / saluran pengairan hingga pemasangan aksesoris jalan seperti guardrail dan delineator.

    “Untuk menahan struktur tanah dilakukan dengan pengeboran kedalaman borepile 24 meter dan diameter 80 centimeter sepanjang 100 meter yang ditimbun dengan selected material kemudian di premarking dengan pemasangan aksesoris jalan seperti guardrail dan delineator. Nantinya jalan detour akan ditutup kembali dengan pemasangan pagar pembatas berupa MCB dan wirerope," ujar Agung.

    Perseroan berterima kasih kepada Direktorat Jalan Bebas Hambatan Kementerian PUPR dan BPJT yang memberikan arahan, masukan dan monitoring terhadap penyelesaian penanganan ini, serta kepada pihak Patroli Jalan Raya dari kepolisian wilayah yang memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengguna jalan saat berkendara di ruas tol Cipali.

    CAESAR AKBAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H