Sandiaga Uno Sebut Kantongi Restu untuk Buka Tempat Wisata Selama Lebaran

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah wisatawan mengunjungi pantai Kurenai di Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Sabtu 16 Juni 2018. Wisatawan lokal dan domestik memanfaatkan libur Lebaran untuk mengunjungi obyek wisata pantai di Gorontalo. ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin

    Sejumlah wisatawan mengunjungi pantai Kurenai di Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Sabtu 16 Juni 2018. Wisatawan lokal dan domestik memanfaatkan libur Lebaran untuk mengunjungi obyek wisata pantai di Gorontalo. ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin

    TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyebut telah mengantongi restu dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan untuk membuka destinasi wisata pada masa libur Lebaran 2021.

    Sandiaga mengatakan kementeriannya akan menyiapkan berbagai opsi pariwisata di tengah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKMP) skala mikro.

    “Kami menyiapkan opsi-opsi, seperti staycation, termasuk juga menyiapkan produk-produk ekonomi kreatif untuk mengganti fisik masyarakat di kampung halaman," ujar Sandiaga Uno dalam keterangan tertulis, Kamis 1 April 2021.

    Sandiaga bertemu dengan Menteri PMK Muhadjir Effendy untuk membahas persiapan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menghadapi momentum libur Lebaran. Sandiaga mengatakan kementerian dan dunia usaha di sektor pariwisata mendukung upaya pemerintah menjalankan kebijakan larangan mudik selama 6-17 Mei 2021 untuk memutus rantai penularan Covid-10.

    Selain merembuk soal mudik Lebaran, Sandiaga menyinggung dukungan bagi industri perfilman. Sandiaga ingin sektor perfilman segera pulih setelah terdampak wabah.

    “Saya ingin mengajak Pak MenkoPMK sebelum Ramadan kita pilih lokasi untuk menyampaikan pesan kepada insan perfilman bahwa pemerintah hadir untuk mendukung industri perfilman, dan tentunya dengan protokol CHSE yang ketat dan disiplin,” ujarnya.

    Adapun Muhadjir Effendy mengatakan, meski kegiatan mudik Lebaran dilarang, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif tetap perlu bergeliat. “Harus diketahui, bahwa tujuan kita meniadakan mudik memang untuk menekan penyebaran dan penularan Covid-19, tapi bukan membuat kegiatan ekonomi khususnya di sektor parekraf juga terhenti,” kata Muhadjir.

    Baca: Terpopuler Bisnis: Dukungan Sandiaga ke Calon Ketua Kadin hingga Larangan Mudik


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.