Harga Cabai Rawit Menjulang Tinggi, Hati-hati Cabai Rawit Matang Dicat

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pedagang memegang segenggam cabai rawit merah di Pasar PSPT Tebet, Jakarta, Senin, 1 Maret 2021. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kenaikan harga cabai rawit menjadi salah satu pemicu terjadinya inflasi pada Februari 2021 sebesar 0,10 persen. TEMPO/Tony Hartawan

    Pedagang memegang segenggam cabai rawit merah di Pasar PSPT Tebet, Jakarta, Senin, 1 Maret 2021. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kenaikan harga cabai rawit menjadi salah satu pemicu terjadinya inflasi pada Februari 2021 sebesar 0,10 persen. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Harga cabai rawit yang terus menjulang tinggi dan membuat petani meraup keuntungan yang cukup besar. Namun terlepas dari hal itu, ada saja hal-hal yang tak terpikir olah sebagian orang, dan baru-baru ini hal tersebut sempat menjadi viral.

    Hebohnya pemberitaan seorang pedagang pasar yang menjual cabai rawit dengan mengecat cabai rawit hijau menggunakan pilox merah agar cabai tersebut berganti warna, seolah sudah tua. Modus ini tentunya di lakukan untuk mengelabui pembeli dan juga karena harga cabai rawit yang menjulang tinggi di pasaran demi mendapat keuntungan yang lebih banyak lagi.

    Selain menggunakan pilox merah, pelaku juga mencampur cabai yang dicat dengan cabai merah asli, hal ini dilakukan agar cabe rawit yang dicat tidak terlalu terlihat jelas jika dicampurkan dengan cabe merah asli.

    Dari pihak kepolisian, Polres Temanggung sudah mengamankan pelaku pengecatan cabai yang sempat membuat geger warga Bayumas. Pelaku yang ternyata juga seorang petani yang berusia 35 tahun dengan inisial BN yang ternyata warga dari Ngampirejo, Kecamatan Temanggung. Pelaku mengaku ia baru pertama kali melakukan hal tersebut.

    Baca: Jangan Main-main Dengan 3 Jenis Cabai Rawit inii, Level Pedasnya Luar Biasa

    Menurut Kapolres Temanggung AKBP Benny Setyowadi, BN mengaku mewarnai cabai hijaunya menggunakan pilox dengan cara meletakkan cabai di tanah dengan beralaskan kertas koran kemudian di semprot.

    "Dengan begitu cabai hijau yang jika dijual seharga Rp 20.000 disulap menjadi cabai merah sehingga laku Rp 45.000 per kilogram," kata Kapolres.

    BN ternyata sudah membagi-bagikan cabe rawit dalam kemasan. Setiap kemasan cabai rawit merah berat 30 kilogram terdapat sekitar 5 sampai 6 kilogram cabai rawit kuning yang di cat merah.

    Ia juga mengaku melakukan hal tersebut karena tergiur akan harga cabe yang meroket tinggi. Alih-alih mendapatkan keuntungan tinggi BN berakhir di kantor polisi karena perbuatannya sendiri.

    Kasus cabai rawit dicat merah ini awalnya terungkap karena adanya laporan dari lima pedagang sayur yang curiga dengan cabai yang dipasok dari Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah Karena memiliki bentuk yang aneh dan rontok saat di kelupas.

    ASMA AMIRAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.