Laporan SPT Pajak Tembus 67,1 Persen per 30 Maret

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas pajak memberi penjelasan pada pengunjung di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Menteng Dua, Jakarta, Senin, 16 Maret 2020. Meskipun layanan perpajakan secara langsung di kantor pajak ditiadakan, Wajib Pajak tetap dapat menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan maupun Masa melalui sarana pelaporan elektronik atau online (e-filing/e-form) di laman www.pajak go.id atau untuk pelaporan SPT Masa dapat pula dikirim melalui pos tercatat. TEMPO/Tony Hartawan

    Petugas pajak memberi penjelasan pada pengunjung di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Menteng Dua, Jakarta, Senin, 16 Maret 2020. Meskipun layanan perpajakan secara langsung di kantor pajak ditiadakan, Wajib Pajak tetap dapat menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan maupun Masa melalui sarana pelaporan elektronik atau online (e-filing/e-form) di laman www.pajak go.id atau untuk pelaporan SPT Masa dapat pula dikirim melalui pos tercatat. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Hingga Selasa sore, 30 Maret 2021, Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan mencatat sudah 10,2 wajib pajak orang pribadi dan badan yang sudah melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan. Angka ini sudah mencapai persentase 67,1 persen.

    "Dari total target kepatuhan yaitu sebanyak 15,2 juta SPT dalam tahun 2021," kata Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat, Ditjen Pajak, Neilmaldrin Noor, saat dihubungi di Jakarta, di hari yang sama.

    Sebelumnya, Ditjen Pajak telah memberikan batas akhir pelaporan SPT Pajak Penghasilan 2020. Untuk orang pribadi, batas akhirnya 30 Maret 2021. Untuk badan, batas akhirnya 30 April 2021.

    Untuk itu, Neilmaldrin mengajak wajib pajak untuk segera melaporkan SPT secara online melalui e-Filling. Petunjuk pelaporan sudah tersedia lengkap di laman resmi yaitu: https://www.pajak.go.id/lapor-tahunan

    Karena pelaporan dilakukan online, maka wajib pajak tak perlu khawatir layanan kantor akan tutup. Menurut Neilmaldrin, sistem mereka akan beroperasi 24 jam penuh.

    Bagi wajib pajak yang belum sempat lapor SPT pada Maret ini, Neilmaldrin berharap mereka tetap menjalankan kewajiban perpajakannya. "Kami tetap siap melayani dan menunggu pelaporan SPT wajib pajak," kata dia.

    BACA: Besok Terakhir Penyerahan SPT, Begini Cara Lapor Online Lewat E-Filing Pajak

     

    FAJAR PEBRIANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.