BKPM: Kita Ingin Buton Jadi Kawasan Ekonomi Khusus Aspal

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dan Direktur Utama BNI Royke Tumilaar, saat penandatanganan Nota Kesepahaman di Kantor BKPM, Jakarta, Senin (15 Februari 2021).

    Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dan Direktur Utama BNI Royke Tumilaar, saat penandatanganan Nota Kesepahaman di Kantor BKPM, Jakarta, Senin (15 Februari 2021).

    TEMPO.CO, JakartaKepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara akan menjadi kawasan ekonomi khusus aspal

    "Kita ingin Kabupaten Buton itu menjadi kawasan ekonomi khusus aspal," kata Bahlil di sela-sela Pelantikan Ketua Umum beserta pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara masa bakti 2021-2026 di Kendari, Selasa.

    Ia menyampaikan, terkait harapan tersebut BKPM telah melaporkan hingga ke tingkat Presiden.

    "Prosesnya sekarang sudah berjalan Saya sudah laporkan ke tingkat Menko dan saya juga sudah laporkan ke tingkat Presiden. Sekarang tahapannya persiapan administrasinya berjalan," ujar dia.

    Selain itu, ia juga menegaskan bahwa semua hasil produksi aspal buton juga akan dibeli oleh negara karena aspal buton dinilai berkualitas internasional yang dapat diekspor.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.