Investor Singapura GIC Resmi Miliki 9,12 Persen Saham Bank Jago

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kantor Bank Jago. Dok. Bank Jago

    Kantor Bank Jago. Dok. Bank Jago

    TEMPO.CO, JakartaGovernment of Singapore Investment Corporation Private Limited atau GIC, lembaga dana investasi milik pemerintah Singapura resmi masuk dan menjadi pemegang saham PT Bank Jago Tbk. Perubahan komposisi pemegang saham tersebut dilaporkan oleh manajemen Bank Jago kepada Bursa Efek Indonesia dalam keterbukaan informasi pada Kamis, 25 Maret 2021.

    Adapun perubahan pemegang saham akibat aksi korporasi penerbitan saham baru atau rights issue tersebut terjadi pada sehari sebelumnya, Rabu, 24 Maret 2021. Dengan begitu, struktur pemegang saham Bank Jago terbaru yaitu PT Metamorfosis Ekosistem Indonesia memiliki 29,81 persen saham, Wealth Track Technology Limited 11,69 persen, PT Dompet Karya Anak Bangsa (Gojek) 21,4 persen, GIC Private Limited 9,12 persen, dan publik 27,99 persen.

    Sebelum GIC masuk, pemegang saham ARTO terdiri dari PT Metamorfosis Ekosistem Indonesia dengan kepemilikan saham sebesar 37,65 persen, Wealth Track Technology Limited 13,35 persen, PT Dompet Karya Anak Bangsa (Gojek) 22,16 persen, dan publik sebesar 26,84 persen.

    ARTO menggelar penawaran umum saham terbatas (PUT) II dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dengan harga pelaksanaan Rp 2.350 dan masa perdagangan HMETD berlangsung pada 10-17 Maret 20201. Melalui aksi ini, terdapat penambahan sebanyak 2,09 miliar saham.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.