Gojek Kena Denda Rp3,3 Miliar karena Telat Informasikan Akuisisi Saham Loket.com

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kantor Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). TEMPO/Tony Hartawan

    Kantor Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). TEMPO/Tony Hartawan

    KPPU menyebutkan, perusahaan setelah bertransaksi wajib memberitahukan (notifikasi) pengambilalihan saham kepada komisi selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari. Dalam hal ini, Gojek seharusnya memberitahukan 30 hari sejak tanggal 9 Agustus 2017, yakni pada tanggal 22 September 2017. 

    Tapi kenyataannya, Gojek baru melakukan pemberitahuan pengambilalihan saham kepada KPPU pada tanggal 22 Februari 2019. Dengan begitu, Majelis Komisi berpendapat bahwa Gojek telah terlambat melakukan pemberitahuan pengambilalihan saham selama 347 hari.

    "Memperhatikan berbagai fakta yang ditemukan dalam proses persidangan, Majelis Komisi menyatakan Gojek telah terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 29 UU No. 5 Tahun 1999 Jo. Pasal 5 PP No. 57 Tahun 2010," tulis keterangan tersebut.

    Selain menghukum Gojek untuk membayar denda sebesar Rp 3,3 miliar, Majelis KPPU juga mewajibkan denda itu disetor ke kas negara paling lama 30 hari setelah putusan KPPU memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht).

    BISNIS

    Baca: KPPU Sebut Ada Bos BUMN yang Rangkap Jabatan di 22 Perusahaan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H