Fakta Soal Rencana Impor 3 Juta Ton Garam: Dikritik Susi Pudjiastuti sampai PDIP

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, saat syuting sebuah program salah satu tv swasta di gedung KPK, Jakarta, Kamis, 18 Maret 2021. Edhy Prabowo tengah terjerat dugaan kasus menerima hadiah atau janji oleh penyelenggara negara terkait perizinan tambak, usaha dan atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya Tahun 2020. TEMPO/Imam Sukamto

    Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, saat syuting sebuah program salah satu tv swasta di gedung KPK, Jakarta, Kamis, 18 Maret 2021. Edhy Prabowo tengah terjerat dugaan kasus menerima hadiah atau janji oleh penyelenggara negara terkait perizinan tambak, usaha dan atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya Tahun 2020. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah berencana mendatangkan beras 1 juta ton dari luar negeri, pemerintah siap membuka keran impor untuk 3 juta ton garam. Rencana ini menuai kekhawatiran dari sejumlah pihak, salah satunya dari mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

    "Dearest Ibu Mega, please stop impor berlebihan. Garam tidak boleh lebih dari 1,7 juta ton dan beras tidak usah impor. Please Ibu, you are the one can make it happen. @jokowi @PDI_Perjuangan," cuit Susi Pudjiastuti dalam akun @susipudjiastuti pada Minggu, 21 Maret 2021.

    Tempo merangkum sejumlah fakta dari rencana impor ini, berikut di antaranya:

    1. 3 Juta Ton
    Rencana impor garam ini pertama kali disampaikan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Saktu Wahyu Trenggono dapat rapat bersama Komisi Kelautan DPR di Jakarta, Kamis, 18 Maret 2021. Menurut Trenggono, impor ini sudah diputuskan dalam rapat bersama Menko Perekonomian, Menteri Perdagangan, dan Menteri Perindustrian.

    "Impor diputuskan 3 juta ton," kata Trenggono dalam rapat tersebut. Sementara, neraca stok produksi saat ini, kata dia, berada di posisi 2,1 juta.

    Impor dan stok produksi garam ini akan mengisi kebutuhan sejumlah industri. Paling besar yaitu industri manufaktur yang butuh 3,9 juta ton. Lalu ada juga kebutuhan industri aneka pangan sebesar 1,3 juta ton.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H