Minta Impor Garam Dibatasi, Susi Pudjiastuti: Please Ibu Mega

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Susi Pudjiastuti. ANTARA

    Susi Pudjiastuti. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Bekas Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meminta dukungan dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri agar pemerintah tidak merealisasikan impor garam berlebihan. Ia pun meminta agar pemerintah tidak mengimpor beras tahun ini.

    "Dearest Ibu Mega, please stop impor berlebihan. Garam tidak boleh lebih dari 1,7 juta ton dan beras tidak usah impor. Please Ibu, you are the one can make it happen. @jokowi @PDI_Perjuangan," cuit Susi dalam akun @susipudjiastuti

    Cuitan Susi Pudjiastuti itu menanggapi sebuah artikel ihwal PDIP yang menyesalkan sikap Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi yang dinilai ngotot untuk impor beras dan garam pada tahun ini. Partai yang dipimpin oleh Megawati itu pun meminta Lutfi untuk membangun dialog, menyerap aspirasi, dan mengemukakan data objektif sebelum mengambil keputusan.

    Bukan sekali saja Susi mengomentari soal rencana pemerintah mengimpor garam. Dalam cuitan lain, Susi mengingatkan pemerintah agar tidak mengimpor garam lebih dari 1,7 juta ton. Pasalnya, impor garam tersebut dikhawatirkan bakal berimbas kepada harga garam petani.

    "Kalau lebih, harga garam petani kita akan hancur lagi, please," ujar Susi. Cuitan Susi itu mengomentari sebuah artikel yang memuat alasan pemerintah akan mengimpor 3 juta ton garam tahun ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.