ESDM: Batu Bara Masih Ditetapkan Sebagai Sumber Energi Prioritas hingga 2040

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Batu bara disortir di pembangkit listrik tenaga panas Trypillian di wilayah Kiev, Ukraina 23 November 2017. [REUTERS / Valentyn Ogirenko]

    Batu bara disortir di pembangkit listrik tenaga panas Trypillian di wilayah Kiev, Ukraina 23 November 2017. [REUTERS / Valentyn Ogirenko]

    TEMPO.CO, Jakarta Pemerintah Indonesia masih menempatkan posisi batu bara sebagai energi prioritas hingga tahun 2040 guna menjamin ketersediaan energi yang cukup di masa depan. Penetapan tersebut dimuat dalam dokumen Grand Strategi Energi Nasional yang sedang digodok pemerintah.

    "Dalam Grand Strategi Energi Nasional yang sedang disusun oleh pemerintah, batu bara masih ditetapkan sebagai sumber energi prioritas," kata Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM Ridwan Djamaluddin di Jakarta, Jumat 19 Maret 2021.

    Penyusunan rencana strategis itu mengedepankan aspek kebutuhan energi dalam negeri dan peningkatan nilai tambah komoditas batu bara melalui proyek gasifikasi.

    Pada 2050 meskipun bauran energi hijau diproyeksikan bisa menekan porsi pemanfaatan batu bara hingga 25 persen, namun volume kesetaraan justru meningkat jika dibandingkan tahun 2025.

    Ridwan menjelaskan pasokan energi primer batu bara sebesar 119,8 MTOE dengan volume kesetaraan 205,3 juta ton pada 2025. Kala itu bauran energi primer batu bara tercatat masih sebesar 30 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H