Kepala Bappenas Yakin Jokowi Bisa Upacara 17 Agustus 2024 di Ibu Kota Baru

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto aerial proyek Tol Balikpapan-Samarinda yang melintasi wilayah Samboja di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Rabu, 28 Agustus 2019. Gardu tol di Samboja akan menjadi salah satu ases masuk Ibu kota baru dari arah Samarinda dan Balikpapan. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    Foto aerial proyek Tol Balikpapan-Samarinda yang melintasi wilayah Samboja di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Rabu, 28 Agustus 2019. Gardu tol di Samboja akan menjadi salah satu ases masuk Ibu kota baru dari arah Samarinda dan Balikpapan. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    TEMPO.CO, JakartaMenteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) sekaligus Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa yakin pembangunan ibu kota baru bisa rampung pada tahun 2024. 

    Hal itu didasarkan pada asumsi bila program vaksinasi dapat berjalan dan herd immunity tercapai. Bahkan, pada 17 Agustus 2024 sudah bisa digelar upacara peringatan hari kemerdekaan di ibu kota baru dan dihadiri oleh Presiden Jokowi.

    “Tanggal 17 Agustus 2024 itu presiden bisa melaksanakan 17 Agustus itu di ibu kota negara baru,” kata Suharso dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Jakarta, Rabu, 17 Maret 2021.

    Tak hanya itu, ia yakin jika semua berjalan baik dan sesuai dengan rancangan pada master plan maka pembangunan istana presiden mulai bisa dilakukan tahun ini.

    ADVERTISEMENT

    Oleh karena itu, Suharso menyatakan, pembangunan dan pemindahan ibu kota negara akan mampu berdampak positif pada berbagai faktor dan sektor-sektor pendorong ekonomi. Dalam hitungannya, kontribusi ibu kota baru terhadap perekonomian bisa berkisar 1,8 persen sampai 2,2 persen. 

    “Ya itu antara 1,8 persen sampai 2,2 persen kontribusinya. Game changer,” katanya.

    Suharso menjelaskan, dalam prorse pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru juga akan mampu mendorong ekonomi Indonesia. "Dalam pandangan kami kalau itu bisa dilakukan bisa mendorong ekonomi di wilayah Timur Indonesia dan nasional secara umum utamanya di sektor-sektor konstruksi, real estate dan konsumsi,” tuturnya.

    Pembangunan IKN baru di Kalimantan Timur, menurut dia, merupakan proyek besar untuk menarik pertumbuhan ekonomi nasional bahkan mampu lebih tinggi hingga rata-rata pada 2045. “Jadi diperlukan proyek besar untuk menarik. Jadi ada mendorong dan menarik agar tingkat pertumbuhan kita bisa lebih tinggi sampai dengan rata-rata pada 2045."

    ANTARA

    Baca: Menteri PUPR Sebut Tidak Ada Anggaran Proyek Ibu Kota Baru pada 2021


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.