Ambisi BSI Masuk 10 Besar Bank Syariah Dunia, Ini Kompetitornya

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana Bank Syariah Indonesia kantor cabang pembantu Bekasi Tambun 2, Jawa Barat. Tempo/Hendartyo Hanggi

    Suasana Bank Syariah Indonesia kantor cabang pembantu Bekasi Tambun 2, Jawa Barat. Tempo/Hendartyo Hanggi

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI berambisi masuk 10 besar bank syariah terbesar di dunia. Target ini ingin dicapai pada 2025, atau dalam kurun waktu 5 tahun saja sejak berdiri pada 1 Februari 2021.

    "Satu hari nanti bisa masuk 10 besar perbankan syariah global berdasarkan market capitalization," kata Direktur Utama Bank Syariah Indonesia Hery Gunardi dalam diskusi di Jakarta, Rabu, 17 Maret 2021.

    Jika target itu tercapai, BSI punya proyeksi mereka akan berada di posisi 10, di bawah 9 bank syariah besar lainnya. Di posisi tersebut, kapitalisasi pasar dari BSI ditargetkan sudah tembus US$ 7 sampai 8 miliar.

    Adapun 9 bank lain berasal dari negara-negara timur tengah. Bank-bank ini berasal dari empat negara saja yaitu Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Kuwait, dan Qatar.

    Tiga posisi puncak diisi Al-Rajhi Bank dari Arab Saudi (kapitalisasi pasar US$ 50,2 miliar), lalu diikuti oleh Kuwait Finance House dari Kuwait (US$ 23 miliar), dan dan UEA (US$ 22,8 miliar).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.