Sandiaga Berencana Bangun Borobudur Highland di Purworejo, Apa Itu?

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno (kiri) mencoba fasilitas protokol kesehatan berupa wastafel untuk mencuci tangan di destinasi wisata Waterbom Bali, Kuta, Badung, Bali, Kamis 25 Februari 2021. Kunjungan tersebut dilakukan Menparekraf Sandiaga Uno untuk mengamati penerapan protokol kesehatan berbasis Cleanliness, Health, Safety, Environmental sustainability (CHSE) serta meninjau lokasi drive-thru vaksinasi COVID-19 yang rencananya akan dibangun di kawasan Waterbom Bali. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno (kiri) mencoba fasilitas protokol kesehatan berupa wastafel untuk mencuci tangan di destinasi wisata Waterbom Bali, Kuta, Badung, Bali, Kamis 25 Februari 2021. Kunjungan tersebut dilakukan Menparekraf Sandiaga Uno untuk mengamati penerapan protokol kesehatan berbasis Cleanliness, Health, Safety, Environmental sustainability (CHSE) serta meninjau lokasi drive-thru vaksinasi COVID-19 yang rencananya akan dibangun di kawasan Waterbom Bali. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

    TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan Kementeriannya berencana membangun Borobudur Highland di Kabupaten Purworejo. Rencana ini sejalan dengan penataan kawasan destinasi wisata Candi Borobudur.

    Sandiaga menjelaskan Borobudur Highland merupakan destinasi terpadu yang akan mengintegrasikan sejumlah desa wisata. “Jadi desa-desa wisata juga akan kita libatkan,” kata Sandiaga dalam keterangan yang disampaikan pada Sabtu, 143 Maret 2021.

    Borobudur Highland mencakup kawasan wisata seluas 309 hektare di perbukitan Menoreh, Kabupaten Purworejo. Lokasi ini berjarak sekitar 12 kilometer dari Candi Borobudur ke arah barat. 

    Dengan pembangunan Borobudur Highland, spot wisata di kawasan tersebut tidak akan lagi berpusat di Candi Borobudur. Sementara itu, pemerintah akan mengatur kunjungan turis di Candi Borobudur agar tidak membeludak lantaran daya tampungnya terbatas.

    Menurut Sandiaga, Borobudur Highland akan membuka peluang usaha bagi masyarakat lokal. Pengembangan kawasan tersebut akan berbasis teknologi augmented reality dan virtual reality.

    “Ini akan menghadirkan pariwisata yang lebih personalized, customized, localized, dan smaller in size,” kata Sandiaga.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H