Terpopuler Bisnis: Sri Mulyani Rombak Eselon I Kemenkeu Hingga Limbah Batu Bara

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Keuangan Sri Mulyani melantik dan mengukuhkan jajaran pejabat baru direktur jenderal di lingkungan Kementerian Keuangan. Foto Kemenkeu

    Menteri Keuangan Sri Mulyani melantik dan mengukuhkan jajaran pejabat baru direktur jenderal di lingkungan Kementerian Keuangan. Foto Kemenkeu

    TEMPO.CO, Jakarta - Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang hari Kamis, 12 Maret 2021, dimulai dari Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melantik Askolani menjadi Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

    Berikutnya adalah mantan wakil menteri ESDM Arcandra Tahar yang menjelaskan soal wacana mengubah batu bara menjadi bahan bakar mobil dan elpiji. Lalu ada tentang Bupati Trenggalek yang menolak eksploitasi tambang emas oleh PT Sumber Mineral Nusantara di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.

    Kemudian ada berita tentang bekas Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengritik politikus Partai Gelora Fahri Hamzah lantaran memamerkan lobster seberat 5,1 kilogram. Yang terakhir adalah penegasan pemerintah bahwa tak semua jenis limbah batu bara dikeluarkan dari kategori limbah bahan berbahaya dan beracun (B3). 

    Kelima topik tersebut paling banyak menyedot perhatian pembaca di kanal Bisnis Tempo.co. Berikut selengkapnya lima berita bisnis yang trending tersebut:

    1. Dilantik Sri Mulyani Jadi Dirjen Bea dan Cukai, Ini Harta Kekayaan Askolani

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melantik Askolani menjadi Dirjen Bea dan Cukai Kemenkeu. Dia sebelumnya merupakan Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu.

    Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara atau LHKPN, dia memiliki kekayaan Rp 36,5 miliar pada 2019. Nilai itu meningkat dari 2019 yang sebesar Rp 29,6 miliar dan 2017 yang sebesar Rp 21,6 miliar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H