Harga Minyak Melejit ke USD 70,56 per Barel setelah OPEC+ Putuskan Batasi Suplai

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kilang minyak Arab Saudi. Sumber: EPA/dailymail.co.uk

    Kilang minyak Arab Saudi. Sumber: EPA/dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, JakartaHarga minyak mentah pada perdagangan hari ini, Senin, 8 Maret 2021 melejit ke level tertinggi selama dua tahun terakhir. Lonjakan harga minyak mentah itu seiring keputusan OPEC+ untuk tetap membatasi suplai komoditas emas hitam tersebut.

    Data Bloomberg memperlihatkan harga minyak WTI kontrak April 2021 naik 1,62 persen atau 1,07 poin menjadi US$ 67,16 per barel. Sementara harga minyak Brent kontrak Mei 2020 meningkat 1,73 persen atau 1,2 poin menuju US$ 70,56 per barel.

    Padahal pada penutupan perdagangan Jumat pekan lalu, harga minyak  West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak bulan April menguat 3,54 persen ke level US$ 66,09 per barel di New York Mercantile Exchange, level ini tertinggi sejak April 2019. 

    Di waktu yang sama, harga minyak Brent untuk kontrak Mei 2021 juga naik 3,93 persen ke level US$ 66,36 per barel di ICE Futures Europe. Minyak meroket setelah OPEC+ mengejutkan pasar dengan tetap membatasi pasokan seiring ekonomi global mulai pulih dari kemerosotan akibat pandemi.

    Keputusan OPEC tersebut langsung berimbas pada harga minyak dunia. Bahkan sejumlah bank besar menaikkan proyeksi harga mereka.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.