Investor SWF Diharapkan Transfer Keahlian dan Teknologi ke Proyek Infrastruktur

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah kendaraan melaju di tol Jakarta - Cikampek arah Jakarta di Karawang, Jawa Barat, Minggu, 2 Agustus 2020. PT Jasa Marga (persero) Tbk memprediksi puncak arus balik libur Idul Adha 1441 H terjadi pada 2 Agustus hingga 3 Agustus. ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar

    Sejumlah kendaraan melaju di tol Jakarta - Cikampek arah Jakarta di Karawang, Jawa Barat, Minggu, 2 Agustus 2020. PT Jasa Marga (persero) Tbk memprediksi puncak arus balik libur Idul Adha 1441 H terjadi pada 2 Agustus hingga 3 Agustus. ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar

    Sebelumnya Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan kehadiran Indonesia Investment Authority (INA) diharapkan mampu mengakselerasi atau mempercepat pembangunan infrastruktur di Tanah Air.

    Sri Mulyani menyebut pemerintah menggunakan instrumen LPI atau SWF untuk mengurangi eksposur utang jangka pendek. Selain itu, kehadiran INA diyakini turut memberikan pilihan kepada para investor untuk berinvestasi di Indonesia.

    Investor SWF bisa berinvestasi ke Indonesia melalui berbagai jalur dari mulai mereka membeli saham, membeli surat berharga negara, melakukan investasi seperti PMA dan PMDN melalui BKPM, serta mereka juga bisa melakukan kolaborasi kemitraan bersama-sama dengan partner lokalnya.

    BACA: Jasa Marga Siap Tawarkan 9 Ruas Jalan Tol ke Investor Lewat SWF Indonesia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.