Jokowi Sebut BPPT Bisa Jadi Motor Penggerak PEN dengan Terus Berburu Inovasi

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (Jokowi) berjalan di atas tanggul darurat saat meninjau lokasi jebolnya tanggul Sungai Citarum di Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu, 24 Februari 2021. Tanggul Sungai Citarum yang jebol menyebabkan banjir di 134 titik lokasi pada 19 kecamatan di Kabupaten Bekasi dan sebanyak 27.928 kepala keluarga terdampak banjir. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) berjalan di atas tanggul darurat saat meninjau lokasi jebolnya tanggul Sungai Citarum di Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu, 24 Februari 2021. Tanggul Sungai Citarum yang jebol menyebabkan banjir di 134 titik lokasi pada 19 kecamatan di Kabupaten Bekasi dan sebanyak 27.928 kepala keluarga terdampak banjir. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta -Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi meminta Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi atau BPPT terus berburu inovasi dan teknologi guna dikembangkan dan diterapkan di kehidupan masyarakat.

    Jokowi dalam Rapat Kerja Nasional Penguatan Ekosistem Inovasi Teknologi BPPT 2021 dari Istana Negara, Jakarta, mengatakan selama pandemi Covid-19 sudah banyak inovasi dan teknologi yang ditemukan.

    Contoh inovasi yang ditemukan itu, seperti ventilator dan respirator untuk perawatan pasien Covid-19, teknologi untuk penapisan gejala Covid-19, seperti GeNose, dan juga Rapid Diagnostic Test RI-GHA 19 untuk mendeteksi antibodi Covid-19.

    “Teknologi screening penderita Covid-19, seperti GeNose, sangat murah, sangat mudah dan sangat cepat. Ini sudah mulai dipasang di semua stasiun kita, dan beberapa lokasi penting yang padat dan banyak interaksi serta mobilitas orang,” ujar Jokowi, Senin, 8 Maret 2021.

    Jokowi meyakini banyak peneliti, lembaga riset dan inovator lainnya yang juga memiliki temuan dan sedang dalam proses mengembangkan temuan tersebut.

    Selain untuk penanganan pandemi Covid-19, Jokowi juga mengapresiasi temuan dan inovasi lain di bidang pangan, energi dan UMKM.“Mempermudah sinergi antara usaha kecil dan besar dan meningkatkan kualitas hidup rakyat banyak,” ujarnya.

    Dengan terus mengembangkan inovasi dan teknologi, kata dia, BPPT dapat menjadi motor penggerak pemulihan ekonomi nasional.

    Kepala negara juga mengajak para peneliti, lembaga riset dan inovator untuk terus mengembangkan kapasitas diri sebagai produsen teknologi. “Para peneliti, para inovator, industriawan Indonesia semuanya harus bekerja bersama mengembangkan teknologi masa depan, teknologi berbasis revolusi industri 4.0, teknologi hijau yang ramah lingkungan teknologi yang mensejahterakan masyarakat kita,” kata Jokowi.

    Baca Juga: Bela Jokowi Soal Benci Produk Asing, Sandiaga Uno: Ini Wake Up Call


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.