Pesawat Wings Air Mau Terbang, Penumpang Ini Mendadak Buka Jendela Darurat

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Maskapai penerbangan Wings Air membuka rute baru Makassar - Palu mulai Jumat, 16 Oktober 2020. Foto: Wings Air

    Maskapai penerbangan Wings Air membuka rute baru Makassar - Palu mulai Jumat, 16 Oktober 2020. Foto: Wings Air

    TEMPO.CO, Jakarta - Penerbangan pesawat Wings Air bernomor IW-1248 di Sumatera Utara harus mengalami gangguan pada pukul 08.45 WIB, Minggu, 7 Maret 2021. Penyebabnya karena seorang penumpang laki-laki berinisial HS, 29 tahun, yang tiba-tiba membuka jendela darurat (emergency exit window).

    Padahal saat itu, proses persiapan keberangkatan pesawat selesai dan siap lepas landas dari Bandara Internasional Kualanamu (KNO) di Deli Serdang, menuju Bandara Binaka (GNS) di Gunung Sitoli. Seluruh penumpang yang berjumlah 45 orang sudah berada di dalam kabin pesawat.

    Baca Juga: Sempat Tutup Sehari karena Banjir, Bandara Ahmad Yani Kembali Beroperasi

    "Atas kondisi tersebut, seluruh penumpang diturunkan dan diarahkan kembali ke ruang tunggu keberangkatan bandar udara," kata Corporate Communications Strategic of Wings Air, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan tertulis di Jakarta, di hari yang sama.

    Sesuai standar operasional prosedur (SOP), kata Danang, awak pesawat pun menginformasikan kejadian ini kepada petugas layanan darat (ground handling) dan petugas keamanan (aviation security/ avsec). Sehingga, dilakukan penanganan kepada HS. "Wings Air telah menyerahkan HS kepada pihak terkait beserta Otoritas Bandar Udara guna pemeriksaan dan proses lebih lanjut," kata dia.

    Selain itu, maskapai pun juga melakukan pengecekan terhadap pesawat jenis ATR 72-500 registrasi PK-WFO ini. Tapi, gangguan ini telah mengakibatkan keterlambatan keberangkatan Wings Air penerbangan hingga 55 menit.

    Pukul 08.40, pesawat akhirnya diterbangkan menggunakan pesawat yang berbeda, yaitu
    ATR 72-600 registrasi PK-WHM. Pesawat Wings Air mendarat di Gunung Sitoli pukul 10.45 WIB.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.