Anggota DPR: Proyek Jalan Tol Padang - Pekanbaru Tidak Dibatalkan, Hanya Ditunda

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto udara pembangunan ruas jalan tol Padang - Pekanbaru di Nagari Kasang, Kabupaten Padangpariaman, Sumatera Barat, Jumat 26 Februari 2021. Pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp821 miliar untuk membebaskan lahan Tol Padang-Pekanbaru seksi I sepanjang 32,4 kilometer dengan target pencairan uang ganti kerugian (UKG) yakni sebelum lebaran 2021. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

    Foto udara pembangunan ruas jalan tol Padang - Pekanbaru di Nagari Kasang, Kabupaten Padangpariaman, Sumatera Barat, Jumat 26 Februari 2021. Pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp821 miliar untuk membebaskan lahan Tol Padang-Pekanbaru seksi I sepanjang 32,4 kilometer dengan target pencairan uang ganti kerugian (UKG) yakni sebelum lebaran 2021. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Komisi V DPR Lasarus memastikan proyek Jalan Tol Padang - Pekanbaru tidak dibatalkan. Ia mengatakan pembangunan jalan bebas hambatan itu hanya ditangguhkan, khususnya untuk penggarapan seksi I yang meliputi ruas Padang-Sicincin.

    “Tidak dibatalkan. Memang ada satu segmen, karena ada masalah tanah, itu jadi sementara hanya ditunda dulu,” ujar Lasarus saat dihubungi Tempo pada Sabtu, 6 Maret 2021.

    Lasarus mengatakan terdapat dua masalah pada proyek pembangunan jalan bebas hambatan sepanjang 250 kilometer ini. Pertama ialah masalah pembiayaan. Lasarus memperoleh laporan bahwa belum ada kesepakatan antara pihak pemberi loan atau pinjaman dan kontraktor.

    Saat ini proyek Tol Padang - Pekanbaru digarap oleh PT Hutama Karya (Persero). Perusahaan pelat merah itu rencananya bakal memperoleh pinjaman dari Jepang dengan skema conventional loan untuk pembangunan terowongan dan alih teknologi serta pinjaman langsung untuk proyek jalan penghubung.

    “Antara HK dan Jepang ini belum selesai,” kata Lasarus.

    Persoalan kedua adalah pembebasan lahan. Lasarus mengatakan ada dua kemungkinan lahan di sekitar proyek lambat dibebaskan. Selain karena belum adanya kesepakatan harga antara pemilik lahan dan pemerintah, persoalan pembebasan lahan dapat terjadi karena kurangnya dana pemerintah.

    Apalagi, Lasarus mengatakan pemerintah melakukan refocusing anggaran untuk Covid-19 sepanjang 2020. Adapun proyek ini kabarnya ditangguhkan sampai masalah-masalah tersebut kelar ditangani. “Ditangguhkan dulu, karena kalau dibangun sepotong-sepotong akan rugi menurut saya,” ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Siapakah Shang-Chi, Pahlawan Terbaru Marvel?

    Marvel Studios merilis trailer baru untuk film Shang-Chi and The Ten Rings yang akan tayang pada September 2021.