Bidik Ekonomi 2021 Tumbuh 5 Persen, Jokowi Tiap Hari Telpon Bahlil Lahadalia

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato untuk ditayangkan dalam Sidang Majelis Umum ke-75 PBB secara virtual di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu 23 September 2020. Dalam pidatonya Presiden Joko Widodo mengajak pemimpin dunia untuk bersatu dan bekerja sama dalam menghadapi pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/HO/Setpres-Lukas

    Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato untuk ditayangkan dalam Sidang Majelis Umum ke-75 PBB secara virtual di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu 23 September 2020. Dalam pidatonya Presiden Joko Widodo mengajak pemimpin dunia untuk bersatu dan bekerja sama dalam menghadapi pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/HO/Setpres-Lukas

    "Ini sudah saya perintah jadi kalau nanti tidak terlaksana, bapak ibu dan saudara sekalian ngejarnya ke Pak Bahlil. Jangan ke saya lagi," kata Jokowi. "Yang saya tanya, oh ini ada investor masuk ke provinsi ini kerja samanya dengan siapa, saya hanya tanya itu. Udah pak, dengan ini, ya oke."

    Jokowi berujar investasi pun penting lantaran ia melihat hanya dengan hilirisasi dan industrialisasi Indonesia bisa menuju transformasi ekonomi yang benar. Dua hal itu pula yang dinilai bisa membawa Indonesia masuk ke lima besar ekonomi terkuat dunia.

    "Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia di tahun 2020 masuk 15 besar PDB dunia dan banyak lembaga dunia yang prediksi Indonesia akan menempati 5 besar dengan PDB terkuat di dunia. Dan pada tahun 2021 PDB kita prediksi akan kembali, tadi sudah saya sampaikan pada angka 4,5-5,5 persen," ujar Jokowi.

    BACA: Jokowi Gaungkan Benci Produk Asing, Ekonom: RI Dimanjakan Barang Impor Cina

    CAESAR AKBAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H