Tak Lagi Lesu, Harga Bitcoin Naik 5 Persen jadi Rp 726,78 Juta

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Bitcoin. REUTERS

    Ilustrasi Bitcoin. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Harga Bitcoin menguat 5 persen menjadi US$ 50.943 atau sekitar Rp 726,78 juta (asumsi kurs Rp 14.267 per dolar AS) pada hari Kamis, 4 Maret 2021. Artinya, Bitcoin naik US$ 2.426.23 dari penutupan perdagangan sehari sebelumnya. 

    Dengan begitu, Bitcoin, mata uang digital terbesar di dunia telah meroket hingga 83,7 persen dari posisi terendahnya per 4 Januari lalu level US$ 27.734. Bitcoin sempat jeblok hingga 12,7 persen dari rekor tertingginya US$ 58.354 atau sekitar Rp 832,6 juta pada 21 Februari 2021 lalu.

    Rekor tertinggi itu tak lepas dari makin diminatinya Bitcoin sebagai alat pembayaran dan instrumen investasi. Tercatat  BNY Mellon, manajer aset BlackRock Inc, Mastercard Inc, Tesla Inc dan MicroStrategy Inc menggunakan Bitcoin sebagai salah satu alat investasinya.

    Mengekor kinerja Bitcoin, mata uang digital Ether juga turut menguat. Harga Ether naik 7,18 persen atau naik US$ 106,8 menjadi US$ 1.595,6.

    Meski begitu, tak sedikit yang skeptis dengan Bitcoin. Salah satunya adalah pendiri Microsoft Bill Gates yang merespons langkah CEO Tesla Inc. Elon Musk beberapa waktu lalu berinvestasi Bitcoin senilai US$ 1,5 miliar. Musk saat itu juga menyebutkan Tesla bakal menerima pembayaran dengan menggunakan Bitcoin. 

    Menanggapi hal tersebut, orang terkaya ketiga di dunia ini punya pesan khusus bagi banyak orang yang tergiur berinvestasi aset kripto tersebut. Bill Gates menyatakan menilai mata uang digital tersebut tak harus dibeli oleh masyarakat umum.

    "Elon memiliki banyak uang dan dia sangat canggih, jadi saya tidak khawatir Bitcoin-nya akan naik atau turun secara acak," ujar Bill Gates saat diwawancara oleh Bloomberg Television, Kamis, 25 Februari 2021.

    Sebaliknya, investasi Bitcoin oleh masyarakat umum yang tak punya banyak uang untuk disisihkan, menurut dia, akan sangat riskan. "Pemikiran umum saya adalah jika Anda memiliki lebih sedikit uang daripada Elon. Anda mungkin harus berhati-hati,” kata Bill Gates.

    REUTERS | BISNIS

    Baca: Investasi Bitcoin Naik Daun, Ini Pendapat Fecebook, Elon Musk, hingga Bill Gates


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.