Ma'ruf Amin Sayangkan Kebutuhan Makanan Halal Domestik Masih Harus Diimpor

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin. Foto: Setwapres

    Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin. Foto: Setwapres

    "Dengan perkiraan penduduk muslim yang akan mencapai 2,2 milliar jiwa pada tahun 2030, maka angka perekonomian pasar industri halal global ini akan terus meningkat dengan pesat," tutur Ma'ruf.

    Dengan fakta tersebut, Ma'ruf berujar sudah saatnya Indonesia membangun dan memperkuat industri produk halal. Dengan target jangka pendek, untuk memenuhi kebutuhan produk halal domestik, dan dalam jangka panjang menjadi pemain global dengan meningkatkan ekspor kita.

    Karena itu, saat ini, pengembangan industri produk halal menjadi salah satu prioritas dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.

    "Pengembangan industri produk halal ini bukan semata-mata untuk produk halal itu sendiri, tetapi bertujuan untuk untuk menggerakkan industri domestik yang dapat menciptakan lapangan kerja dan mendorong perekonomian nasional," ujar Ma'ruf Amin. Selain itu pengembangan industri produk halal juga bertujuan untuk melibatkan pelaku usaha kecil dan menengah dalam rantai pasok industri halal global.

    Baca: Sebelum Perpres Miras Dibatalkan, Ma'ruf Sampaikan Ini Empat Mata ke Jokowi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.